Saat Polisi Datang, Pria Ini Membuang Kotak Rokok; Ternyata Isinya

  • Bagikan
Foto : Tersangka HS usai menjalani pemeriksaan di Polres Sibolga.

Kantong Berita, SIBOLGA-Polisi menangkap seorang pria dari sebuah Pondok di jalan IL. Nommensen, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, Rabu (21/7) sekira pukul 15.00 WIB.

Ditemukan barang bukti berupa Sabu-sabu sebanyak 7 paket dalam sebuah kotak rokok, dengan berat 0,68 gram.

Menurut Polisi, saat penangkapan pria berinisial HS alias BM alias A (45) warga jalan Dolok Tolong, Kelurahan Huta Barangan Sibolga tersebut sempat mencoba menghilangkan barang bukti dengan cara membuang Sabu.

Beruntung petugas melihat dan langsung mengambil kotak rokok berisi Sabu tersebut.

“Awalnya, kita terima laporan dari layanan 110. Kemudian, petugas menuju sebuah Pondok di jalan IL. Nommensen. Saat itu, HS terlihat membuang sesuatu, yang ternyata kotak rokok berisi Sabu sebanyak 7 bungkus kecil. Kemudian ditemukan lagi, 3 buah pipet kaca, 4 buah pipet plastik, 1 buah jarum suntik bekas terbakar, plastik bening berisikan 11 buah cotton bud dan potongan kertas timah rokok serta 1 batang kayu kecil bentuk bundar panjang. Ada juga ditemukan sebuah timbangan digital warna hitam, 1 buah pisau lipat, 3 buah korek api gas, 1 buah potongan plastik es mambo bening dan uang sebanyak Rp50.000,” terang Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja dalam keterangan tertulisnya yang disampaikan Kasi Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Minggu (8/8).

Baca Juga :   Mau ke Lobu Hisap Sabu, Ditangkap Saat Beli Rokok di Warung

Barang bukti Sabu yang disita Polisi

Ayah 2 anak tersebut kemudian diboyong ke Polres Sibolga berikut barang bukti guna pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, HS mengaku kalau Sabu tersebut merupakan titipan seseorang, yang biasa memberinya Sabu untuk dikonsumsi.

“Sekira pukul 14.15 WIB, waktu HS duduk didalam pondok, datang seorang laki-laki yang dikenalnya, mengatakan pegang dulu ini ya, nanti kalau ada yang beli jual dan ada paket Rp100.000 dan paket Rp150.000. Orang tersebut sering memberinya Sabu-sabu untuk dijual. Apabila diantarkan pada pemesan, dia diberi imbalan Rp20.000 dan diberi konsumsi Sabu-sabu secara gratis,” ungkap Sormin menjelaskan keterangan HS.

Saat penangkapan, HS sedang bersama 2 orang pria. Menurut HS, kedua pria tersebut sebelumnya melintas dari depan Pondok, dia kemudian mengajak keduanya singgah dan menemaninya duduk di Pondok.

Baca Juga :   Pembunuhan di Desa Mela II Dilatarbelakangi Sakit Hati

“Datang 2 orang laki-laki, HS mengatakan, ngapain kalian disitu. Salah seorang menjawab, mau ngantar daging. Kemudian HS mengatakan, sinilah kita. Keduanya kemudian duduk didalam pondok. Setelah itu, datanglah petugas. Karena gugup HS membuang kotak rokok berisi Sabu dan timbangan digital. Petugas lalu mengambilnya. Saat diinterogasi HS sempat melakukan perlawanan sehingga mengundang keributan dengan warga yang melintas. Sehingga HS dan 2 orang temannya yang didalam pondok diamankan oleh petugas,” pungkasnya.

Usai menjalani pemeriksaan, HS kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga. Sementara, 2 temannya akhirnya dilepaskan, karena tidak cukup bukti untuk dilakukan penahanan.

Diduga telah melakukan tindak pidana, setiap orang tanpa hak atau melawan hukum membeli, menerima atau menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I atau memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan Narkotika Golongan I jenis bukan tanaman (Sabu) sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (1) Subsider pasal 112 ayat (1) dari Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika tersangka diancam hukuman diatas 5 tahun. (ril)

  • Bagikan