Rumah di Tor Simarbarimbing Digrebek Polisi; 3 Orang Diamankan, 1 Berhasil Melarikan Diri

  • Bagikan
Foto : Tersangka BMN dan RFS usai menjalani pemeriksaan.

Kantong Berita, SIBOLGA-Polisi menggrebek salah satu rumah di jalan Tor Simarbarimbing, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Senin (30/8) sekira pukul 12.10 WIB.

Dari 4 orang di rumah tersebut, 3 orang berhasil diamankan, 2 orang pria dan seorang wanita berikut barang bukti sebuah kotak rokok berisi Sabu-sabu seberat 1,34 gram dan alat hisap alias bong. Sementara, 1 orang lainnya berhasil melarikan diri. Namun Polisi telah berhasil mengantongi identitasnya.

Setelah diperiksa, 2 orang pria tersebut ditetapkan sebagai tersangka karena telah cukup bukti. Sedangkan yang wanita dibebaskan karena tidak cukup bukti untuk menjeratnya.

Diketahui, keberadaan wanita tersebut di lokasi penggrebekan untuk meminta HP miliknya yang dipinjam oleh salah seorang tersangka.

Foto : Barang bukti Sabu dan bong yang disita Polisi. 

Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka diketahui berinisial BMN alias M (28) warga jalan Ketapang Sibolga dan RFS (26) warga jalan Mawar Sibolga.

“Mereka diamankan dalam sebuah rumah, didalam kamar di jalan Tor Sirmarbarimbing. Rumah tersebut milik ipar BMN yang ditempatinya sekitar 3 bulan,” kata Kapolres Sibolga AKBP Taryono dalam keterangan persnya melalui Kasi Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Rabu (8/9).

Baca Juga :   Parbetor Ditangkap Saat Beli Ganja dari Jalan Gambolo

Saat penggrebekan, BMN sempat berusaha menghilangkan barang bukti dengan mengaku kepada petugas kalau Sabu telah dia buang ke Sungai. Namun, saat petugas menanya pemilik rumah, diakui kalau barang bukti di buang ke tong sampah.

“Pemilik rumah menerangkan bahwa BMN tidak ada ke sungai tapi ke tong sampah. Di tong sampah ditemukan sebuah kotak rokok GG Surya berisi 1 bungkus Sabu-sabu terbungkus plastik bening dan temannya menerangkan bahwa Sabu-sabu itu milik BMN yang akan dikonsumsi,” terangnya.

Kepada petugas, tersangka BMN mengaku kalau Sabu tersebut diperoleh dari seseorang, yang identitasnya juga telah dikantongi di daerah Panakkalan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (28/8/2021).

“Dibeli dengan harga Rp3 juta. Uang untuk beli Sabu adalah milik BMN yang diperoleh dengan hasil menggadaikan Sepeda Motornya dengan harga Rp4.000.000. Awalnya, BMN, RFS seorang pegawai swasta dan yang melarikan diri telah mengonsumsi Sabu yang baru mereka beli di pekuburan ujung Sibolga,” ungkap Sormin.

Baca Juga :   Pejalan Kaki Tiba-tiba Membuang Sesuatu, Setelah Diperiksa Ternyata Sabu; Dibeli dari Seseorang di Jalan Jati Arah Laut

Dari data Kepolisian diketahui kalau BMN sebelumnya pernah dihukum dalam kasus melarikan anak dibawah umur pada tahun 2017.

Usai menjalani pemeriksaan, keduanya kemudian ditahan di RTP Polres Sibolga.

Diduga telah melakukan tindak pidana, setiap orang tanpa hak atau melawan hukum membeli, menerima atau menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I atau memiliki menyimpan, menguasai dan menyediakan Narkotika Golongan I jenis bukan tanaman (Sabu) dan Pemufakatan jahat melakukan tindak pidana Narkotika Golongan I sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (1) Subsider pasal 112 ayat (1) Jounto pasal 132 dari Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, tersangka diancam hukuman diatas 5 tahun. (ril)

  • Bagikan