Ibu Korban Ceritakan Pernah Ada Perkelahian 3 Hari Sebelum Kejadian

  • Bagikan
Foto : Ilustrasi (int)

Kantong Berita, SIBOLGA-Dermince Purba (65) ibu kandung korban tidak terima dengan kematian anak sulung nya tersebut. Dia meminta Polisi segera mengungkap pelaku pembunuhan anaknya.

Menurut Dermince, sebelumnya Patar sudah tidur di rumah. Tiba-tiba dia terbangun karena ada seseorang yang menghubungi lewat ponselnya.

Patar kemudian pergi masuk gang depan rumahnya menuju jalan Patuan Anggi. Bersamaan dengan itu, temannya berinisial DS alias MJ yang sebelumnya nongkrong di rumah Patar juga pergi naik Sepeda Motor menuju jalan Patuan Anggi.

Tak berapa lama kemudian, DS pun datang mengantar Sepeda Motor milik temannya, yang juga nongkrong di rumah Patar sambil menyebut kalau Patar kena tikam.

“Sama-sama perginya orang itu (Patar dan DS, red). Dia (Patar) dari gang ini, si MJ (DS) naik kreta. Kebetulan ada yang kami tunggu, tidur-tiduran kami disini. Ku dengarlah suara si MJ membilang sudah ditikam si Patar,” terang Dermince.

Baca Juga :   Dinas PKPLH Ungkap Pencemaran Tanaman Mangrove Akibat Tumpahan Minyak

Mendengar itu diapun langsung bangkit dan pergi mencari anaknya tersebut bersama temannya ke jalan Patuan Anggi. Lelah mencari, namun tidak ketemu.

Seorang warga kemudian menghampirinya dan mengabarkan kalau anaknya telah bersimbah darah di depan SPBU Kebun Jambu.

“Katanya sudah di depan galon si Patar. Langsung lah aku kesana, kulihat sudah lemas, langsunglah dibawa ke rumah sakit. Gak ada sebenarnya di tikam. Hanya, badannya memar kayak bekas pukulan benda tumpul,” katanya.

Sekilas, ibu 3 anak tersebut mengungkap sebuah kejadian perkelahian sekitar 3 hari yang lalu. Diceritakannya, beberapa anak muda terlibat pencurian pisang di jalan Pari. Saat itu, beberapa orang pria yang diduga sebagai pemilik pisang datang membawa senjata tajam mengejar pencuri pisang.

Baca Juga :   Kapal Pembawa Mayat Itu Ternyata Tidak Kantongi SPB

“Ada yang bawah larang, ada yang bawa cangkul,” ungkapnya.

Menurut Dermince, Patar tidak terlibat pencurian tersebut. Hanya saja, Patar mencoba melindungi temannya yang hendak dipukul didepan matanya.

“Kalau mencuri, gak ikut dia. Tapi, pas orang itu mau memukul kawannya, dibelanya. Gak dikasihnya kawannya itu di pukuli, itu sajanya,” pungkasnya.

Menurut informasi dari pihak keluarga, jenazah korban akan di berangkatkan untuk outopsi ke Medan atau Siantar.

Beberapa orang saksi saat ini masih mintai keterangan. Sementara ibu kandung korban Dermince telah membuat pengaduan ke Polres Sibolga. (red)

  • Bagikan