Warga Tanjung Balai Ini Ditangkap Saat Berjalan Kaki; Ditemukan Kotak Rokok Berisi Sabu

  • Bagikan
Foto : Tersangka NS di Polres Sibolga.

Kantong Berita, SIBOLGA-Petugas tiba-tiba mencegat seorang pejalan kaki di jalan SM. Raja, Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Sabtu (8/1/2021) sekira pukul 15.30 WIB.

Pria tersebut kemudian disuruh mengeluarkan isi sakunya. Petugas menemukan sebuah kotak rokok berisi 2 paket Sabu-sabu seberat 8,88 gram. Kemudian, sebuah handphone dan uang Rp230.000.

Petugaspun menggelandang pria berinisial NS (40) tersebut ke Mapolres Sibolga guna pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil tes urine, warga jalan Rel Kereta Api, Lingkungan I Sei Merbau, Kecamatan Teluk Nibung, Tanjung Balai tersebut positif mengandung Amphetamine.

Menurut NS, Sabu tersebut awalnya sebanyak 20 gram, yang dibeli dari seseorang yang identitasnya telah dikantongi Polisi di Tanjung Balai, Selasa (2/11/2021).

Baca Juga :   Pembagian Bansos di Kantor Pos Sibolga Dibubarkan

“Sabu-sabu dibeli dengan harga Rp600 ribu per gram. Untuk pembelian yang 20 gram, telah berikan panjar sebanyak Rp1.500.000. Sebagian Sabu telah dijual, ada yang membeli seharga Rp3 juta, ada yang Rp2 juta dan ada juga yang baru memberi panjar Rp700 ribu,” kata Kapolres Sibolga AKBP Taryono dalam keterangan persnya melalui Kasi Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Kamis (11/11/2021).

Foto : Barang bukti yang disita petugas dari tersangka NS

Rencananya, sisa Sabu akan dijual kepada seseorang saat NS berangkat ke laut.

Usai menjalani pemeriksaan, ayah 3 anak tersebut kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga.

Baca Juga :   Pengedar Sabu Warga Huta Barangan Ditangkap saat Jenguk Ayahnya Sakit

Diduga telah melakukan tindak pidana setiap orang tanpa hak atau melawan hukum menjual, membeli, menerima atau menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I atau memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan Narkotika Golongan I jenis bukan tanaman (Sabu) yang beratnya melebihi 5 gram sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (2) Subsider pasal 112 ayat (2) dari Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, tersangka diancam hukuman diatas 5 tahun.

Dari data Kepolisian, tersangka sebelumnya pernah dihukum dalam kasus pencurian sebanyak 2 kali. Pertama pada tahun 2018, dihukum selama 1 tahun 6 bulan. Kemudian, pada tahun 2019, dihukum selama 2 tahun 6 bulan. (red)

  • Bagikan