Ada Mayat Disekitar Bandara FL. Tobing; Diduga Meninggal Karena Sesak Nafas

  • Bagikan
Foto : Jenazah di Puskesmas Pinangsori.

Kantong Berita, TAPTENG-Warga sekitar Bandara FL. Tobing, Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat, Selasa (14/4) sekira pukul 9.45 WIB.

Diketahui, sosok tersebut merupakan warga sekitar bernama Kamin (67) yang tinggal di Lingkungan IX. Kamin ditemukan tidak bernyawa di kebunnya.

Dugaan sementara, penyebab kematiannya, karena penyakit sesak nafas yang sudah lama dideritanya, kambuh.

Menurut keterangan keluarga korban, Kamin kesehariannya berkebun di lokasi Bandara FL Tobing, tepatnya di samping areal perparkiran.

Sebelum ditemukan meninggal, seperti biasa korban berangkat dari rumah sekira pukul 7.00 WIB.

Baca Juga :   Jual Narkoba Kepada Polisi, Warga Pahieme Ditangkap di Pondok

“Berangkat dari rumah sekitar pukul 7.00 WIB,” kata Riski (23), putri almarhum.

Selain riwayat sesak nafas, Riski menyebutkan kalau ayahnya tersebut juga punya riwayat penyakit darah tinggi.

“Sekitar 4 hari yang lalu sempat berobat ke dokter Saragih, yang berpraktek di jalan Pagar Batu, Kelurahan Pinangbaru,” terangnya.

Sementara, dari hasil pemeriksakan petugas Puskesmas Pinangsori, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh almarhum.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Korban diperkirakan meninggal akibat penyakit yang dideritanya,” terang dr. Dedi C. Tambunan.

Baca Juga :   Video Viral di Sibolga, Seorang Ayah Aniaya Anak Kandungnya

Terpisah, Kapolsek Pinangsori Iptu Kando Hutagalung, kepada wartawan membenarkan peristiwa penemuan mayat tersebut. Polisi pun telah mengamankan lokasi kejadian dan membawa jenazah ke Puskesmas Pinangsori untuk keperluan visum.

“Petugas sudah mengamankan TKP dan membawa jasad korban ke Puskesmas Pinangsori untuk keperluan visum,” ungkapnya.

Amatan, sekira pukul 10.25 WIB, jenazah Kamin diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Usai serah terima, pihak keluarga membuat surat pernyataan kepada pihak kepolisian, bahwa jenazah tidak perlu di otopsi. (red)

  • Bagikan