Bank Indonesia Sibolga Buka Gernas BBI UMKM Level Up – Bisnis Makin Cuan dengan Digitalisasi

Foto : Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Aswin Kosotali bersama Sekda Kota Sibolga Yusuf Batubara dan Sekdakab Tapteng Yetti Sembiring membuka secara resmi Gernas BBI UMKM Level Up.

Kantong Berita, SIBOLGA-Bank Indonesia terus mendukung upaya pengembangan dan digitalisasi UMKM di Indonesia.

Hal tersebut dilakukan melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang merupakan flagship program Pemerintah, selain Gernas Bangga Berwisata Indonesia-aja (GBWI).

GBBI merupakan gerakan yang digalakkan oleh Pemerintah sebagai bentuk perhatian lebih pada produk UMKM asli dari Indonesia.

Gernas BBI sendiri telah resmi dilaunching oleh Presiden RI Joko Widodo sejak 14 Mei 2020.

GBBI tahun ini juga dilakukan dalam rangka mendukung Presidensi G-20 Indonesia tahun 2022 yang mengusung tema ‘Recover Together, Recover Stronger’.

Dalam rangka mendukung serta memperkuat efek resonansi kampanye Gernas BBI Nasional, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga melaksanakan Gernas BBI UMKM Level Up.

Acara tersebut digelar di gedung Yenni Sopo Holong Sibolga, yang dibuka secara resmi oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Aswin Kosotali bersama Sekdakab Tapteng Yetti Sembiring dan Sekda Kota Sibolga Yusuf Batubara, Rabu (2/3/2022).

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Aswin Kosotali menjelaskan bahwa Bank Indonesia secara nasional turut memberi support penuh terhadap Gernas BBI, terutama pada bulan Februari 2022.

Dimana Bank Indonesia ditunjuk movement manager yang berkolaborasi bersama Pemerintah dan K/L terkait.

Bank Indonesia turut mendukung dalam pengembangan dan digitalisasi UMKM seperti program peningkatan kapasitas, business matching, serta implementasi QRIS.

“Gerakan BBI ini telah resmi dilaunching oleh Bapak Presiden RI sejak 14 Mei 2020 dengan mengusung 5 tujuan utama yakni, akselerasi Transformasi Digital UMKM, memperkuat Kelangsungan Usaha, Percepatan Perputaran Siklus Ekonomi, mendorong Semangat Bangga Produk Lokal dan Mendorong nation branding produk lokal unggulan,” kata Aswin.

Sepanjang tahun 2021 telah terdapat lebih dari 14 juta UMKM yang mengimplementasikan QRIS dan nominal business matching yang mencapai lebih dari Rp388 Miliar.

Disamping hal tersebut, Bank Indonesia juga turut meningkatkan peran dari pelaku ekonomi kreatif, sebagai arus baru dalam peningkatan perekonomian.

“Program ini untuk mempersiapkan UMKM mandiri agar naik kelas dengan memfasilitasi 3 program Utama yaitu, Sertifikasi halal kerjasama dengan BPJPH Sumut (Maret). Menghubungkan UMKM dengan lembaga keuangan formal
(April), dan Digitalisasi UMKM/on boarding UMKM (Agustus),” terang Aswin.

Kegiatan Gernas BBI, UMKM Level Up ini merupakan rangkaian kegiatan yang terdiri dari peluncuran program Push Rank UMKM 2022, seminar dan talkshow, showcasing UMKM, dan berbagai macam lomba seperti lomba Baprokal (Bangga Produk Lokal), Kurasi Produk GBBI, dan Reels Instagram QRIS Digital Payment dengan total nilai hadiah puluhan juta rupiah.

Pada talkshow yang bertemakan ‘Bisnis Makin Cuan dengan Digitalisasi UMKM dan Sistem Pembayaran’ Bank Indonesia menghadirkan para ahli yakni Bapak Muhammad Fadhil, Pimpinan Cabang PT. Bank Sumut Sibolga, RIki Wijayadi, Owner Lopo Mandheling Coffee, Ayu Soraya Nasution, Owner Matahari Resto, dan Muhammad Fajar Andrianto, selaku Analis Fungsi Pengembangan UMKM, Keuangan Inklusif dan Syariah Bank Indonesia Sibolga.

Para narasumber akan membahas secara tuntas bagaimana para pengusaha, terutama yang berkecimpung di dunia UMKM dapat mengoptimalkan penggunaaan digitalisasi agar dapat menghasilkan keuntungan yang lebih maksimal.

Program Push Rank UMKM 2022 yang resmi diluncurkan, ini merupakan kelanjutan dari upaya Bank Indonesia yang selama ini terus melakukan pendampingan, pelatihan, serta pembukaan akses pasar dan akses permodalan UMKM.

Kegiatan yang dilakukan oleh Bank Indonesia berfokus pada on-boarding UMKM, peningkatan digital literacy UMKM hingga mengadakan berbagai kegiatan showcasing baik dalam dan luar negeri.

Program ini dimaksudkan untuk melahirkan UMKM unggulan di wilayah kerja Bank Indonesia Sibolga, UMKM yang mampu berkompetisi tidak hanya di level daerah, nasional bahkan global.

Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi pemicu atau trigger pada segenap instansi atau lembaga, baik vertikal maupun horizontal, untuk menguatkan koordinasi dan membangun kemitraan dalam mengembangkan UMKM di wilayah Sibolga-Tapteng khususnya dan Sumatera Utara pada umumnya.

Bank Indonesia hanya salah satu bagian dari komponen yang terlibat dalam upaya mendukung UMKM naik kelas.

Upaya ini tentunya dapat berjalan dengan optimal ketika terdapat suatu kerjasama, dan sinergi diantara lembaga.

Bank Indonesia bertekad untuk membangun serta membuka pintu kerjasama lebih lanjut dengan Pemerintah Daerah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah serta 14 Kota/Kabupaten lainnya di wilayah kerja, sebagai bentuk komitmen pengembangan UMKM, bentuk dukungan kepada Gernas BBI dan GBWI.

Hadir pada acara tersebut, Sekda Kota Sibolga, Yusuf Batubara, Sekdakab Tapteng Yetti Sembiring, mewakili Korem 023/KS, Forkopimda Sibolga dan Tapteng dan para Pimpinan Perbankan yang tergabung dalam BMPD Sibolga-Tapanuli Tengah.

Kemudian, Ketua Dekranasda Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, yang mewakili Ketua Persit Kartika Chandra Sibolga dan Ketua Jalasenastri Sibolga.

Yang mewakili Ketua Bhayangkari Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Ketua Dharmayukti Karini Sibolga, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmarini Sibolga serta yang mewakili Ketua PIPEBI.

Hadir pula pada kesempatan tersebut menyampaikan sambutan melalui online Anggota Komisi XI DPR RI Sihar Sitorus. (red)