Bisakah Penerima BLT UMKM 2020 Menerima Lagi Tahun Ini, Cari Tahu Aturannya Disini

  • Bagikan

Kantong Berita, JAKARTA-Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM pada 2021 dipastikan akan dilanjutkan kembali oleh Pemerintah.

Besaran bantuan kali ini tidak seperti tahun lalu, tahun ini hanya Rp 1,2 juta sesuai Permenkop UKM Nomor 2 Tahun 2021.

Yang jadi pertanyaan masyarakat, apakah penerima BLT UMKM 2020 akan bisa mendapatkan kembali dana bantuan tersebut tahun ini?

Ketentuan Permenkop UKM
Sesuai Permenkop UKM Nomor 2 Tahun 2021, penerima BPUM tahun anggaran sebelumnya dapat mendapatkan kembali BPUM pada 2021 ini.

Seperti tertera di Pasal 4 ayat 1 yang menyebutkan BPUM diberikan kepada pelaku usaha mikro yang;

1. Belum pernah menerima dana BPUM; dan atau
2. Telah menerima dana BPUM tahun anggaran sebelumnya.

Selain itu di ayat 2, ketentuan yang mengatur pelaku usaha mikro sebagaimana dimaksud ayat 1 tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Anang Rachman, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Kemenkop UMK mengatakan, dana bantuan itu akan dikirim langsung ke rekening penerima.

Baca Juga :   Mau Dapat BLT UMKM Rp1,2 Juta, Siapkan Persyaratan Ini

Proses pencairan harus tetap ke bank untuk proses validasi, seperti sebelumnya.

“Langsung masuk ke rekening, tapi untuk pencairan tetap ke bank untuk tanda tangan SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak),” kata Anang, Senin (5/4).

Anang mengimbau agar masyarakat membawa fotokopi KTP, KK dan Nomor Izin Berusaha (NIB) saat pencairan.

Di Permenkop UKM, pelaku UMKM yang belum pernah menerima BLT UMKM juga bisa mendaftarkan diri, jika memenuhi syarat.

1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Memiliki usaha mikro dan dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan
4. Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, pegawai BUMN dan BUMD
Tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Masyarakat yang ingin dapat bantuan, bisa mendaftar ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kadiskop UKM) Kabupaten atau Kota di wilayah masing-masing.

Pelaku UMKM juga bisa mendaftarkan diri atau mengajukan dirinya ke pengusul yang sudah ditentukan.

Baca Juga :   Ini Jawaban Mendikbud, Kapan Masuk Sekolah

Pengusul yang dimaksud adalah dinas yang membidangi koperasi dan UKM, koperasi yang telah disahkan sebagai badan hukum, kementerian/lembaga, perbankan, dan perusahaan pembiayaan lain yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Perlu disiapkan data sebagai berikut;

1. Nomor Induk Kependudukan (NIK)
2. Alamat tempat tinggal
3. Bidang usaha
4. Nomor telepon

Masyarakat yang belum memiliki rekening bank juga masih bisa mendaftar BLT UMKM. Karena, mereka akan dibuatkan oleh bank penyalur jika sudah dinyatakan berhak menerima bantuan.

Untuk mengecek status penerima BLT UMKM, tak perlu datang ke bank, cukup dengan mengunjungi laman https://eform.bri.co.id/bpum. Laman tersebut telah dibuka kembali sejak Sabtu (3/4).

Bagi yang tidak termasuk penerima BPUM akan muncul notifikasi ‘Nomor eKTP tidak terdaftar sebagai penerima BPUM’.

Bila tercatat sebagai penerima BPUM, bisa langsung menghubungi Kantor Cabang BRI terdekat untuk jadwal pencairan. Karena pencairan akan dilakukan secara bertahap sesuai tanggal yang diberikan oleh bank penyalur. (int)

  • Bagikan