Hukum  

Bongkar Kios Ponsel, Seorang Pelajar Diamankan dari Warnet Jalan Cendrawasih

Kantong Berita, SIBOLGA – Sebuah kios ponsel di jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas menjadi sasaran pembongkaran oleh pencuri pada Jumat (16/10).

Beberapa barang yang hilang meliputi 13 casing HP, 5 lip balm, 4 jam tangan, 13 charger HP, 12 headset, sepasang sepatu putih merek Fashion, dan 2 waterprof HP. Selain itu, juga ada kartu paket data, voucher kartu perdana dari Axis, Telkomsel, Smartfren, XL, dan Tri.

Pemilik kios, Rahmi (20), melaporkan kejadian ini ke Polsek Sibolga Sambas setelah menemukan bahwa kiosnya berantakan dan sejumlah barang hilang sekitar pukul 8.00 WIB.

Setelah penyelidikan, polisi berhasil menangkap 2 pelaku dari lokasi yang berbeda. Pelajar AL (16) diamankan dari sebuah warnet di jalan Cendrawasih, sementara NW alias K (27) ditangkap di rumahnya, tidak jauh dari warnet tempat AL ditangkap.

Menurut hasil pemeriksaan, aksi pencurian ini direncanakan oleh AL pada Kamis (15/10) sekitar pukul 20.00 WIB, saat keduanya bertemu di Gapura jalan Cendrawasih. AL mengajak NW untuk melaksanakan aksi tersebut dengan merusak gembok kios menggunakan obeng kecil. Barang-barang curian kemudian dibawa ke rumah NW.

Tiga hari setelah kejadian, NW menjual sebagian barang curian tersebut dan hasilnya dibagi bersama AL. Kartu paket dan voucher dijual seharga Rp500 ribu, masing-masing mendapat Rp150 ribu, sementara sisanya sebesar Rp200 ribu digunakan untuk keperluan pribadi.

Data kepolisian menunjukkan bahwa NW pernah dihukum dalam kasus serupa pada tahun 2018, di Lapas Tukka selama 2 tahun.

NW ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polsek Sibolga Sambas setelah menjalani pemeriksaan. Sementara AL, karena masih di bawah umur dan berstatus pelajar, tidak ditahan. Keluarganya juga menjamin bahwa AL akan kooperatif.

Dugaan tindak pidana yang dilakukan NW adalah pencurian pemberatan sebagaimana diatur dalam pasal 363 ayat (1) ke 3e, 4e, dan 5e dari KUHPidana, dengan ancaman hukuman 7 tahun.