DPO Kasus Sabu Tertangkap, Ditemukan 1 Bal Ganja dari Pondok

  • Bagikan

Kantong Berita, TAPTENG-Satuan Serse Narkoba Polres Tapteng, Sumatera Utara berhasil menangkap 2 orang pria yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus Narkoba pada tahun 2019, Rabu (29/4).

Menurut Polisi, 2 DPO yakin STP (40) dan DS (38), keduanya merupakan warga Sipange, Kecamatan Tukka berhasil melarikan diri saat penggerebekan, Senin (4/11/2019) yang lalu.

“Para tersangka, STP dan DS berhasil melarikan diri dan menjadi DPO tahun 2019 yang lalu,” kata Kapolres Tapteng AKBP Sukamat melalui Paur Subbag Humas Ipda JS Sinurat, Jumat (1/5).

Keduanya melarikan diri bermula saat Polisi menggerebek rumah STP, yang diketahui sering dijadikan tempat transaksi Narkoba.

Untuk mengungkap kasus tersebut, Polisipun menurunkan seorang personil yang ditugaskan menyamar sebagai pembeli.

Setelah STP dan DS menyerahkan Sabu yang dipesan, anggota Satnarkoba yang menyamar, langsung menangkap keduanya.

Tahu yang membeli Sabu adalah Polisi, STP melakukan perlawanan. Dia memukul petugas yang menyamar.

Tak sampai disitu, adik-adiknya yang ketepatan berada didalam rumah pun ikut membantu memukuli petugas hingga terjatuh ke Lantai.

Situasi tersebut lantas digunakan STP dan DS untuk melarikan diri.

Baca Juga :   Tangkapan Polres Tapteng; Ditemukan Sabu dan Timbangan Digital dari Warga Pasar Belakang Ini

“Lalu anggota Tim Opsnal yang menyamar sebagai pembeli langsung menangkap STP. Namun STP melakukan perlawanan dan memukul anggota Tim yang menyamar tersebut. Kemudian adik-adik STP juga turut melakukan pemukulan. Hingga anggota Tim terjatuh ke lantai akibat terkena pukulan. Anggota mengalami luka memar di telinga dan bagian pinggang dan dirawat di Rumah Sakit Umum Pandan,” ungkapnya.

Selanjutnya barang bukti berupa 1 bungkus Sabu yang terbungkus plastik bening, sebuah alat hisap sabu atau bong dan sebuah mancis warna hijau, pada tutup kepala dipasang jarum suntik dibawa ke kantor Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Tengah.

 

Kemudian, Rabu (29/4) sekira pukul 13.00 WIB, tim opsnal mendapat informasi bahwa kedua tersangka yang telah berstatus DPO berada di sebuah Pondok di Aek Horsik.

Kanit Ipda D. Sitompul tidak mau DPO melarikan diri lagi, lalu mengumpulkan Tim Opsnal untuk menangkap keduanya.

Setelah memastikan para tersangka benar ada di tempat, selanjutnya kanit dan anggota timnya melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Pada saat penangkapan, tersangka DS dan STP hanya diam saja sambil duduk dan tidak melakukan perlawanan sama sekali.

Baca Juga :   Polres Tapteng Kembali Tangkap Pengedar Sabu; Saat Tunggu Pembeli Didepan Bengkel

Lalu Kanit memerintah anggotanya untuk menggeledah badan para tersangka, namun tidak ditemukan barang bukti Narkotika jenis apapun.

Selanjutnya STP dan DS dibawa ke kantor Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Tengah, untuk diproses lebih lanjut.

DS Mengaku Ada Ganja Dekat Pondok

Saat di kantor Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Tengah, Kanit bersama dengan timnya melakukan interogasi terhadap kedua tersangka.

DS kemudian ‘bernyanyi’ dan menerangkan bahwa tersangka STP ada menyimpan Ganja kering di semak-semak, dekat pondok tempat lokasi penangkapan.

Selanjutnya Kanit dan Tim membawa tersangka DS kembali mendatangi lokasi penangkapan.

Tiba dilokasi, DS menunjukkan kearah semak semak, posisi Ganja disembunyikan oleh STP.

Ditemukan 1 bal narkotika jenis Ganja yang dibungkus dalam plastik yang telah berlakban warna coklat.

Lalu narkotika jenis Ganja tersebut diperlihatkan kepada tersangka STP dan tersangka membenarkan bahwa Ganja tersebut miliknya dan DS.

Dia juga menerangkan, Ganja kering tersebut akan dijual kepada orang lain. Namun belum berhasil terjual. (red/kb)

  • Bagikan