MARI KITA SAMBUT HARI YANG FITRI INI DENGAN PENUH KEGEMBIRAAN DAN RASA SYUKUR - SEGENAP KRU KANTONGBERITA.COM MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1445 H/2024 banner 325x300

banner 325x300

Jalan Rampah-Poriaha Masih Gelap Gulita, Sevendy; Pada prinsipnya, kami akan memproses kalau ada permohonan

Foto : Manager PLN Sibolga, Sevendy

Kantong Berita, SIBOLGA – Tanggapan serius dari PLN Sibolga mengenai rumah-rumah masyarakat di sekitar jalan Rampah-Poriaha yang masih belum mendapatkan pasokan listrik.

Melalui Managernya, Sevendy menekankan bahwa hingga saat ini, PLN belum menerima surat permohonan resmi untuk pemasangan listrik baru dari masyarakat Desa Tapian Nauli III dan IV.

“Kami belum menerima permohonan resmi dari masyarakat. Sebagian besar wilayah tersebut sudah teraliri listrik. Namun, kami akan memproses permohonan apabila ada yang diajukan. Kami telah membangun infrastruktur listrik yang luas dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik. Namun, tanpa permohonan resmi, kami tidak dapat melakukan pemasangan,” ungkap Sevendy di kantornya pada hari Kamis (14/1).

Menurutnya, hingga saat ini, PLN telah memasang 4 trafo di sepanjang jalan Rampah-Poriaha. Namun, mengingat jumlah penduduk di sekitar wilayah tersebut, PLN berpotensi untuk memasang lebih banyak lagi trafo.

“Beberapa desa, seperti Sibunga-bunga, kami telah meminta kepala desa untuk mendorong masyarakat agar mengajukan permohonan pemasangan listrik. Meskipun desa tersebut telah memiliki pasokan listrik sendiri sebelumnya, sebagian masyarakat memilih untuk menggunakan pasokan desa. Namun, hingga saat ini, hanya sekitar 4 trafo yang telah diajukan permohonannya. Seharusnya, jumlah permohonan dapat lebih banyak,” jelasnya.

Mengenai Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang belum terpasang di sepanjang jalan Rampah-Poriaha, Sevendy menegaskan bahwa tanggung jawabnya bukanlah milik PLN, melainkan merupakan kewajiban Pemerintah Daerah atau Pemkab Tapteng.

“LPJU merupakan tanggung jawab Pemerintah Daerah setempat, bukan PLN. Pajak penerangan jalan yang dikumpulkan melalui tagihan rekening listrik oleh PLN, kemudian disetorkan kembali ke Pemerintah Daerah. Oleh karena itu, uang tersebut dikembalikan kepada Pemerintah Daerah untuk pengadaan LPJU,” tegasnya.

Sebelumnya, masyarakat sekitar jalan Rampah-Poriaha telah mengajukan permohonan pemasangan listrik baru melalui Kecamatan Tapian Nauli ke PLN. Sekitar dua puluh Kepala Keluarga telah mengajukan permohonan, namun hingga saat ini, belum ada realisasi pemasangan dari PLN.