MARI KITA SAMBUT HARI YANG FITRI INI DENGAN PENUH KEGEMBIRAAN DAN RASA SYUKUR - SEGENAP KRU KANTONGBERITA.COM MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1445 H/2024 banner 325x300

banner 325x300

Jeritan Pedagang Ditengah Covid-19; Jualan Sepi, Bantuanpun Tidak Pernah Dapat

Kantong Berita, TAPTENG – Para pedagang telur Puyu di Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, merasa terpukul oleh dampak Covid-19 yang membuat penjualan mereka menurun drastis.

Situasi ini berdampak langsung pada ekonomi keluarga mereka, karena pendapatan mereka mengalami penurunan yang signifikan.

Sayangnya, meskipun pendapatan menurun, mereka tidak pernah menerima bantuan dari Pemerintah.

Dasril Koto (28), seorang pedagang telur Puyu dari Pinangsori II Hilir, yang biasanya berjualan di sekitar lokasi wisata, Pantai Pandan, menyatakan bahwa sejak penyebaran Covid-19, jumlah pengunjung Pantai Pandan telah menurun drastis.

“Kondisi seperti ini terjadi setiap hari, tanpa adanya pengunjung. Biasanya kita bisa mendapatkan penghasilan Rp150 ribu per hari, sekarang hanya Rp30 ribu saja. Dan kami tidak pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah,” ujarnya, Selasa (21/4).

Dari pendapatan tersebut, Dasril harus membayar kontrak rumah dan memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Sangat sulit untuk mencukupi kebutuhan, harus membayar kontrak rumah sebesar Rp250 ribu per bulan, serta biaya listrik, air, dan kebutuhan makan,” tambahnya.

Sebelum wabah Corona, dia bisa menjual 3 papan telur Puyu dalam sehari. Namun, saat ini, sulit untuk menjual satu papan telur Puyu saja.

“Dulu, dalam setengah hari hingga satu setengah papan telur bisa terjual. Sekarang, hanya satu papan telur saja yang bisa terjual,” ungkapnya.

Sebagai ayah dari tiga anak, ia berharap agar Pemerintah memberikan perhatian kepada mereka yang terdampak Covid-19.

“Kondisi mencari pekerjaan saat ini sangat sulit. Bantuan dari Pemerintah akan sangat membantu kami, karena kami jelas-jelas terdampak situasi ini,” tambahnya.