Lapak Sabung Ayam & Mengkonsumsi Sabu di Sibolga Julu Digrebek Polisi

  • Bagikan

Kantong Berita, SIBOLGA-Polisi menggerebekan sebuah lapo tuak, yang juga sering dijadikan lapak atau tempat judi sabung ayam dan peredaran narkoba di daerah Sibolga Julu tepatnya di Dusun I, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, Kamis (23/7) sekira pukul 12.30 WIB.

Penggerebekan tersebut dipimpin langsung Kapolres Sibolga AKBP Triyadi, didampingi Waka Polres AKBP Sutrisno, Kasat Reskrim AKP D. Harahap, Kasat Narkoba AKP Sugiono, dan Kasat Sabhara Iptu Suparjo serta beberapa personil Polres Sibolga lainnya.

“Tempat tersebut sering digunakan sebagai tempat judi sabung ayam dan dugaan tempat transaksi narkoba,” Kata Kapolres Sibolga melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin.

Baca Juga :   Ditangkap Pulang Belanja Sabu dari Muara Nibung; Pria Ini Sempat Buang Barang Bukti

Dijelaskannya, dalam pengerebekan tidak ditemukan para pemain judi laga ayam. Polisi hanya menemukan gelanggang sabung ayam dan gubuk yang biasa dijadikan sebagai tempat mengkonsumsi Sabu.

Kemudian di sekitar lokasi ditemukan 20 set alat hisap Sabu alias bong.

“Rumah pemilik warung tuak juga kemudian dilakukan penggeledahan. Hasilnya ditemukan 1 bungkus plastik kecil yang isinya diduga Sabu-sabu,” jelasnya.

Kapolres Sibolga juga memberikan tindakan tegas dilokasi, dengan cara melakukan pembongkaran tempat sabung ayam.

Baca Juga :   2 WNA Asal USA dan Afrika Tiba di Sibolga; Langsung Diperiksa Kesehatan Oleh Tim Medis

Gubuk yang biasa digunakan sebagai tempat memakai Sabu, dibakar.

“Pemilik warung tuak dibawa ke Polres Sibolga untuk dimintai keterangan terkait kegiatan dilokasi tersebut,” pungkasnya.

Dalam penggerekan tersebut, Polisi didampingi Kepling I, Muskardo Hutagalung dan Lurah Angin Nauli, Ucok Tampil Manalu.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres mengimbau seluruh masyarakat agar bersama-sama membasmi peredaran narkotika.

“Bila ada melihat atau mengetahui adanya narkotika agar menghubungi Polres Sibolga, dan identitas si pemberi informasi dirahasiakan atau dilindungi oleh petugas,” imbuhnya. (ril/jul/kb)

  • Bagikan