Kantong Berita, SIBOLGA-Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sibolga, Edi Polo Sitanggang, akan segera berkoordinasi dengan Tim Gugus lainnya terkait penerapan Protokol Kesehatan di sejumlah lokasi wisata di Kota Sibolga.
Situasi tersebut menjadi perhatian karena sejumlah lokasi wisata di Kota Sibolga masih tetap buka meskipun telah terkonfirmasi satu warga Sibolga positif Covid-19.
Keadaan tersebut menunjukkan bahwa tidak ada pembatasan zona terhadap wisatawan yang masuk ke Kota Sibolga, dan penerapan protokol kesehatan juga belum terlihat.
Sebagai contoh, di Pelabuhan Lama, salah satu lokasi wisata yang paling ramai dikunjungi di Kota Sibolga pada Minggu (28/6) lalu, tidak ada petugas yang melakukan penertiban atau pengawasan terhadap penyebaran virus, yang kemungkinan besar terjadi di tengah kerumunan warga.
Banyak wisatawan yang berkunjung berasal dari luar daerah, seperti Kota Padang Sidempuan dan Kabupaten Padang Lawas.
“Kami akan berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas mengenai keramaian di lokasi wisata,” ujar Edi Pol, yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Sibolga, di ruang kerjanya pada Senin (29/6).
SatPol PP direncanakan akan melakukan penertiban dan mengimbau seluruh warga di lokasi wisata untuk selalu menjaga jarak dan menggunakan masker.
“Protokol kesehatan harus dipatuhi. Semua orang wajib menggunakan masker dan menjaga jarak. Selain itu, rajinlah mencuci tangan,” ungkapnya.
Meskipun program New Normal telah dicanangkan oleh pemerintah pusat untuk menanggapi penyebaran virus, kerumunan warga tetap dilarang.
“Saat ini sudah menerapkan New Normal. Namun, kerumunan warga tetap harus dihindari,” jelas Edi.
Tidak hanya di lokasi wisata, mantan anggota DPRD Sibolga ini juga mengimbau masyarakat Kota Sibolga untuk sementara waktu tidak menggelar pesta yang mengundang kerumunan warga.
“Contohnya, untuk acara duka, orang Batak biasanya diberi kelonggaran 2 hingga 3 hari. Karena, mungkin ada anggota keluarga yang masih dalam perjalanan dari luar kota. Namun, untuk saat ini, sebaiknya hindari pertemuan berlebihan,” tambahnya.





