banner 728x250

LPG 3 kg di Kota Sibolga Dijual Rp20.000, HET Naik?

Foto : LPG 3 kg disalahsatu pangkalan di Kota Sibolga.

Kantong Berita, SIBOLGA-LPG 3 kg di Kota Sibolga dijual dengan harga bervariasi. Bahkan, ada yang menjualnya hingga Rp20.000 per tabung. Apakah karena Harga Eceran Tertinggi (HET) sudah naik?

Pertanyaan ini yang selalu muncul di tengah-tengah masyarakat, terlebih para ibu rumah tangga dan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang menggantungkan masakannya pada tabung ekonomis ini.

Seperti dikatakan ibu Simanjuntak warga Kelurahan Pancuran Pinang, Kecamatan Sibolga Sambas yang mengeluhkan mahalnya LPG 3 kg di lingkungan rumahnya.

“Apa karena HET sudah naik, makanya harganya di lingkungan kami ini jadi Rp20.000,” keluhnya.

Senada juga dikatakan Amelia, pengusaha kedai Kopi di Kelurahan Kota Beringin. Menurutnya, naiknya harga LPG 3 kg sudah dirasakannya setahun terakhir.

“Sudah setahun, saya beli gas (3 kg) Rp20.000. Ya, karena butuh, kami terpaksa membelinya,” kata Amelia.

Meski demikian, ibu 2 anak ini berharap Pemerintah meninjau kembali kenaikan bahan bakar bersubsidi tersebut. Pasalnya, sangat membebani bagi mereka pelaku usaha kecil.

“Kalau memang pemerintah yang menaikkan, kami minta ditinjau kembalilah. Kalau bagi kami pedagang kecil ini, Rp20 ribu sudah terasa kali,” imbuhnya.

Tidak semua pangkalan di Kota Sibolga menjual bahan bakar subsidi tersebut dengan harga tinggi. Masih ada yang menjualnya dengan harga normal. Seperti di salah satu pangkalan di lingkungan III Kelurahan Pasar Belakang, LPG 3 kg masih dihargai Rp18.000 per tabung.

“Saya beli Rp18.000 tadi,” kata seorang wanita yang baru saja menukar tabung kosongnya.

Pemilik pangkalan, Yudi Syarif Manalu juga membenarkan harga jual LPG 3 kg di pangkalannya masih normal.

“Kami jual Rp17.500 sampai Rp18.000. Kalau sekarang ini banjir gas 3 kg. Karena, agen pun sekarang sudah 3, gak 1 lagi,” ungkap Yudi.

Diketahui, HET terakhir LPG 3 kg Kota Sibolga sebesar Rp17.500. Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan dari Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Kota Sibolga terkait HET LPG 3 kg terakhir dan penyebab harga dipasaran yang bervariasi. (rif)