banner 728x250

Paketi Sabu di Rumah Kosong, 2 Warga Huta Barangan Digelandang Polisi

  • Bagikan

Kantong Berita, SIBOLGA-Polisi menangkap 2 pria dari sebuah rumah kosong di jalan Dolok Tolong, Kelurahan Huta Barangan, Kecamatan Sibolga Utara, Minggu (15/11) sekira pukul 22.30 WIB.

Dari tangan kedua pria berinisial PS (34) dan FS alias K (45) tersebut, Polisi menyita barang bukti berupa Sabu-sabu sebanyak 5 paket kecil, terbungkus plastik bening dengan berat 1,18 gram.

Kemudian, sebuah timbangan digital, 2 buah pisau lipat, sebuah korek api gas dan sebatang bambu kecil terpasang pipet plastik dengan bagian ujung runcing.

Keduanyapun dibawa ke Polres Sibolga guna pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil tes urine yang dilakukan, keduanya positif mengandung Amphetamine.

“Keduanya merupakan warga setempat. Diamankan dari sebuah kamar kosong,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Minggu (22/11).

Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau keduanya sebelum ditangkap baru saja belanja Sabu dari seseorang seharga Rp900.000.

Baca Juga :   Seorang Pelajar di Sibolga Terlibat Pembongkaran Kios

Sabu tersebut rencananya akan mereka bagi menjadi paket-paket kecil untuk diedarkan kembali.

“Saat itu, PS sedang tidur-tiduran di kamar kosong itu. Datang adiknya membangunkan, mengatakan kalau FS datang. FS mengatakan, ayo beli Sabu biar kita putarkan (jual), biar ada uang rokok kita. Kemudian PS memberi uang sebanyak Rp400.000 kepada FS. Sementara dari FS sebanyak Rp500.000,” terangnya.

Setelah itu, FS pergi membeli Sabu. Sementara PS menunggu di rumah kosong tersebut.

Tak berapa lama kemudian, FS datang membawa Sabu. Keduanyapun langsung berjibaku membagi Sabu menjadi paket-paket kecil. Saat itulah mereka ditangkap Polisi.

Dari data Kepolisian PS, yang diketahui kesehariannya bekerja sebagai Nelayan ternyata pernah dihukum sebanyak 2 kali di Lapas Tukka. Pertama pada tahun 2010, dalam kasus pencurian. Dihukum selama 1 tahun 2 bulan. Kemudian, tahun 2016 juga dalam kasus yang sama, dihukum selama 2 tahun 4 bulan.

Baca Juga :   Jurtul KIM Ditangkap dari Sebuah Warung di Tapteng

Sedangkan FS, ayah anak 3 ini pernah dihukum pada tahun 2012 di Lapas Tukka selama 1 bulan, dalam kasus penganiayaan.

Usai menjalani pemeriksaan, keduanya akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga.

Diduga telah melakukan tindak pidana, setiap orang tanpa hak atau melawan hukum menjual, membeli, menerima atau menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I atau memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan Narkotika Golongan I jenis bukan tanaman (Sabu) dan permufakatan jahat dalam melakukan tindak pidana Narkotika Golongan I, sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (1) Subsider pasal 112 ayat (1) Jounto pasal 132 dari Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, keduanya diancam hukuman diatas 5 tahun. (ril/jul/kb)

  • Bagikan