Pengedar dan Pembeli Sabu Ditangkap; Ngaku Belanja dari Pasar Belakang

  • Bagikan

Kantong Berita, SIBOLGA-Satuan Reserse Narkoba Polres Sibolga berhasil menangkap 2 pria dari jalan Cendrawasih, Simpang jalan Jati, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Sabtu (9/1) sekira pukul 10.30 WIB.

Dari keterangan Polisi diketahui, keduanya berinisial BZ (47) warga jalan Murai arah gunung Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan dan NPS (27) warga jalan Cendrawasih.

Saat ditangkap BZ baru saja belanja Sabu dari NPS.

Polisi menyita barang bukti dari keduanya berupa Sabu-sabu sebanyak 1 paket seberat 0,15 gram. Kemudian, uang sebesar Rp150.000 dan 2 unit Handphone.

“Sekira pukul 10.30 WIB telah diamankan BZ di jalan Cendrawasih dan dari saku celana kiri depan ditemukan 1 bungkus Sabu dilipat dengan uang kertas tukaran Rp50 ribu. Dari hasil interogasi menerangkan bahwa Sabu dibeli dari NPS seharga Rp100 ribu. Kemudian dilakukan pengembangan, selanjutnya diamankan NPS dari dalam rumahnya, yang tidak jauh dari lokasi penangkapan BZ. Disita uang sebesar Rp100 ribu dan 1 unit HP merk Nokia warna hitam dan selanjutnya keduanya diboyong ke Polres Sibolga,” terang Kapolres Sibolga AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Jumat (15/1).

Baca Juga :   Gadaikan Sepeda Motor Pinjaman, Pria Ini Kembali Meringkuk di Tahanan

Tak hanya itu, dari hasil pemeriksaan juga diketahui kalau BZ dan NPS kenal sewaktu sama-sama menjalani hukuman di Lapas Tukka.

BZ pernah dihukum dalam kasus Narkotika pada tahun 2017 selama 4 tahun 3 bulan. Sedangkan NPS dihukum juga dalam kasus yang sama sejak tahun 2014 selama 5 tahun 2 bulan.

Menurut NPS, Sabu tersebut dibeli dari seseorang, yang identitasnya telah di kantongi petugas di daerah Pasar Belakang Sibolga.

“Dibeli Sabtu (2/1) dari seseorang di Pasar Belakang seharga Rp500 ribu,” kata Sormin.

Sabu kemudian dibagi menjadi paket kecil untuk diedarkan kembali. NPS berdalih nekat menjual barang haram tersebut agar dapat memakai Sabu gratis.

Baca Juga :   Polisi Tangkap 2 Pria dari Depan Ruko Sarudik; Disita Sabu dan Ekstasi

“Dibagi menjadi 7 bungkus dan telah terjual sebanyak 5 bungkus. Sedangkan 2 bungkus lagi dikonsumsi sendiri. NPS jual Sabu, dengan maksud agar bisa mengkonsumsi secara gratis. Dia telah konsumsi Sabu lebih kurang 4 tahun,” pungkasnya.

Dari hasil tes urine, keduanya positif mengandung Amphetamine dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kini keduanya ditahan di RTP Polres Sibolga dan dikenakan pasal 114 ayat (1) Subsider pasal 112 ayat (1) Jounto pasal 132 ayat (1) dari Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Setiap orang tanpa hak atau melawan hukum membeli, menerima atau menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I atau memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan Narkotika Golongan I jenis bukan tanaman (Sabu) atau pemufamatan jahat dalam melakukan tindak pidana Narkotika Golongan I, diancam hukuman diatas 5 tahun. (ril/jul/kb)

  • Bagikan