Pengedar di Sibolga Ditangkap Saat Antar Pesanan Sabu Petugas

  • Bagikan
Foto : Tersangka AHN usai menjalani pemeriksaan di Polres Sibolga.

Kantong Berita, SIBOLGA-Setelah HPH (42) berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Sibolga, kemudian dilakukan pengembangan hingga berhasil menangkap pelaku lainnya yang merupakan pengedar Sabu, Senin (8/6) sekira pukul 00.30 WIB.

Diterangkan, saat memeriksa Handphone tersangka, Polisi menemukan ada penggilan keluar ke nomor seseorang berinisial AHN (38).

Petugas kemudian memancing AHN, dengan memakai HP milik HPH untuk memesan Sabu sebanyak 1 Jie/Gram.

“Ada panggilan keluar, yang diketahui petugas ada kaitan dengan Narkotika. Kemudian dilakukan pengembangan dengan cara Undercover Buy. HPH disuruh menghubungi AHN dan memesan Sabu sebanyak 1 jie/gram. Dijawab oleh AHN, nanti dikabari,” terang Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Sabtu (13/6).

Kemudian, tersangka HPH dihubungi oleh AHN, menyuruhnya datang ke suatu tempat di jalan SM. Raja Sibolga.

Baca Juga :   Bawa Kabur Uang dan Kreta Majikan, Karyawan Toko Ditangkap di Tugu Siborang

“Petugas menyuruh HPH untuk mengatakan, oke saya datang,” ungkapnya.

Tiba ditempat yang dijanjikan, petugas dan HPH melihat AHN keluar dari sebuah Gang. Tanpa berfikir panjang, petugas langsung menangkap dan menyita barang bukti.

“Kemudian, di Polres dilakukan tes urine. HPH dan AHN positif mengandung Amphetamine dan Metamphetamine,” kata Sormin.

Dari hasil pemeriksaan, AHN yang merupakan warga jalan SM. Raja, Gang Aek Horsik, Kelurahan Aek Manis Sibolga tersebut mengaku memperoleh Sabu dari seseorang di Pasar Ikan jalan Balam Sibolga sebanyak 2 Gram seharga Rp1.800.000, Sabtu (6/6) sekira pukul 13.30 WIB.

“Identitas orang tersebut telah kita kantongi,” ungkapnya.

Baca Juga :   Warung di Jalan Horas Arah Laut Ada Jual Togel dan Sydney; Polisi Berhasil Tangkap Jurtul

Dari catatan Kepolisian, ayah 3 anak tersebut sebelumnya sudah 2 kali ditahan dalam kasus yang sama.

Pertama pada tahun 2016, dihukum selama 1 tahun 6 bulan di Lapas Tukka. Kemudian, pada tahun 2018 dihukum selama 4 tahun, juga di Lapas Tukka.

Diketahui pula, AHN baru saja menghirup udara bebas setelah pemerintah memberikannya asimilasi karena dampak penyebaran virus Covid-19.

Usai menjalani pemeriksaan, AHN kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan kembali ditahan di RTP Polres Sibolga.

Karena telah melakukan tindak pidana Narkotika sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (1) Subsider pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, tersangka diancam hukuman diatas 5 tahun. (jul/kb)

  • Bagikan