Pengedar Sabu Ditangkap Saat Tunggu Pembeli di Halte; Disita Sabu dan Timbangan Digital

  • Bagikan

Kantong Berita, SIBOLGA-Polisi menangkap seorang pria dari halte yang berada di simpang jalan Sibolga Baru Sibolga, Senin (12/4).

Dari hasil penggeledahan, disita barang bukti berupa Narkotika jenis Sabu-sabu sebanyak 1 paket seberat 1,04 gram.

Pria berinisial AF (44) warga jalan Raja Inal Siregar Batu Nadua, Padang Sidempuan tersebut kemudian digelandang ke Mapolres Sibolga guna pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Polisi, penangkapan terhadap pengedar Sabu tersebut merupakan hasil dari Undercover Buy yang dilakukan. Seorang petugas menyamar sebagai pembeli dan berpura-pura menelpon AF.

“Sekira pukul 22.00 WIB, Kasat Narkoba AKP Sugiono memerintahkan Unit Opsnal untuk melakukan lidik dan pendalaman info. Kemudian petugas melakukan undercover buy sehingga pelaku menunggu di salah satu halte dekat simpang Sibolga Baru. Sekira pukul 23.00 WIB AF diamankan, disita sebuah bungkusan plastik es cream berisi 1 bungkus Sabu-sabu terbungkus plastik bening dari atas tiang kursi halte. Kemudian, pada badannya ditemukan uang sebanyak Rp400 ribu dan 1 unit HP merk Samsung warna hitam,” terang Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Rabu (21/4).

Baca Juga :   Gara-gara Jengkol, Wanita Ini Ditangkap Polisi

Setelah menangkap AF, Polisi kemudian menggeledah kamar di salah satu penginapan di daerah Pasar Belakang Sibolga, yang diketahui tempat AF menginap. Polisi kembali menyita barang bukti lainnya.

“2 unit timbangan digital, sebuah bungkusan plastik berisi gumpalan plastik klip bening, sebuah mancis gas dan sebuah pipet kaca bekas bakaran Sabu,” ungkapnya.

Menurut Nelayan tersebut, Sabu-sabu yang disita darinya dibeli dari seorang pria yang identitasnya masih dirahasiakan oleh Polisi di Padang Sidempuan.

Baca Juga :   Sidang Parade Penerimaan Calon Bintara PK TNI AD Sub Panda Sibolga; Siapkan Prajurit Berkualitas

“Dibeli seberat 2 gram seharga Rp1.500.000 dari seseorang, Sabtu (10/4),” kata Sormin.

Dari catatan Kepolisian, AF ternyata pernah dihukum pada tahun 2008 dalam kasus penganiayaan di Tanjung Gusta selama 2 tahun 5 bulan.

Setelah menjalani pemeriksaan, AF kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga.

Diduga telah melakukan tindak pidana, setiap orang tanpa hak atau melawan hukum menjual, membeli, menerima atau menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I atau memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan Narkotika Golongan I jenis bukan tanaman (Sabu).

Sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (1) Subsider pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika diancam hukuman diatas 5 tahun. (ril/red)

  • Bagikan