banner 728x250

Pengedar Sabu Gang Sihopo-hopo Ditangkap Saat Jongkok Tunggu Pembeli di Depan Rumah Warga

  • Bagikan

Kantong Berita, SIBOLGA-Seorang pria yang sedang jongkok di depan rumah warga di Gang Sihopo-hopo, jalan SM. Raja, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan ditangkap Polisi, Senin (16/11) sekira pukul 20.30 WIB.

Dari tangan pria yang diketahui berinisial DCS (30) tersebut, disita barang bukti berupa kotak rokok berisi 1 paket Sabu-sabu seberat 0,26 gram.

Menurut keterangan DCS, Sabu tersebut merupakan pesanan seseorang, yang ternyata petugas yang menyamar sebagai pembeli.

Hasil tes urine, pria yang diketahui merupakan warga setempat positif mengandung Amphetamine.

“Diamankan dari depan rumah warga, ketika jongkok menunggu pembeli. Namun tiba-tiba petugas turun dari mobil dan mengamankannya,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Senin (23/11).

Baca Juga :   Ditangkap Saat Antar Pesanan ke Jalan Aso-aso; Supir Travel Ngaku Belanja Sabu dari Perumnas Mandala

Kepada Polisi, DCS mengaku kalau Sabu tersebut diperolehnya dari temannya sesama Nelayan sebanyak 2 gram/jie seharga Rp1.500.000.

Sabu tersebut kemudian dia bagi menjadi 15 paket kecil dan menjualnya seharga Rp100.000 hingga Rp250.000 per paket.

“Dia membagi Sabu-sabu yang diterima menjadi 15 bungkus dan disembunyikan disamping rumah dekat jemuran kain. Sabu tersebut telah laku terjual sebanyak 13 bungkus,” ungkapnya.

Baca Juga :   Di Warung Ini Sering Transaksi Narkoba; 2 Pria Berhasil Diamankan Polisi

Usai menjalani pemeriksaan ayah 3 anak tersebut kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga.

Diduga telah melakukan tindak pidana, setiap orang tanpa hak atau melawan hukum menjual, membeli, menerima atau menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I atau memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan Narkotika Golongan I jenis bukan tanaman (Sabu), sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (1) Subsider pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika diancam hukuman diatas 5 tahun. (ril/jul/kb)

  • Bagikan