Penggrebekan Pesta Narkoba di Sibolga; Polisi Tangkap Pria Pemilik Sajam

  • Bagikan
Foto : Tersangka NL dan barang bukti sajam di Polres Sibolga.

Kantong Berita, SIBOLGA-Polisi menangkap seorang pria pemilik senjata tajam (sajam), Jumat (5/6) sekira pukul 3.30 WIB dini hari.

Pria berinisial NL (28) warga Pasar Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara tersebut ditangkap personil Polsek Sibolga Selatan dari jalan SM. Raja, Gang Kenanga, Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan.

Bermula dari informasi yang diterima Polisi tentang adanya pesta Narkoba di lokasi penangkapan.

Saat itu melakukan penggrebekan, Polisi melihat beberapa anak muda sedang berkumpul. Ditemukan juga beberapa alat hisap Sabu atau Bong.

Sedangkan, dari tubuh NL, saat diperiksa, Polisi tidak menemukan barang bukti Narkoba, melainkan sebilah pisau bergagang Coklat dengan panjang sekitar 16 Cm.

Baca Juga :   Polisi Tangkap 2 Pria dari Sebuah Penginapan di Sibolga; 0,5 Gram Sabu Disita

“Ditemukan dari dalam saku celana sebelah kiri,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin dalam keterangan persnya, Selasa (9/6).

Menurut NL, pisau tersebut merupakan alat untuk menjaga diri, yang dibawa dari rumah adik orangtuanya.

“Pisau yang dibawa tidak ada hubungannya dengan pekerjaan dan hanya sebagai alat menjaga diri serta tidak memiliki izin dari pihak yang berwenang. Pisau itu dibeli dari Sidikalang, Kabupaten Dairi,” ungkapnya.

Dari catatan Kepolisian, NL pernah dihukum pada tahun 2011 dalam kasus cabul dan di hukum di Lapas Tukka selama 5 bulan.

Baca Juga :   Kantor Kesenian di Pintu Angin Dibobol Maling, Pelakunya Warga Sekitar

Usai menjalani pemeriksaan, ayah 3 anak tersebut ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polsek Sibolga Selatan.

Karena telah melakukan tindak pidana, barang siapa tanpa hak memasukkan ke Indonesia, membuat, menerima, mencoba, memperolehnya, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata pemukul, senjata penikam atau senjata penusuk diancam hukuman paling lama 10 tahun. (red/kb)

  • Bagikan