Penggunaan Dana Penanggulangan Covid-19 di Pemkab Taput Didampingi Kejaksaan

  • Bagikan

Kantong Berita, TAPUT-Terkait penggunaan dana pencegahan penyebaran Covid-19, Pemkab Tapanuli Utara, Sumatera Utara meminta pendampingan pihak Kejaksaan Negeri Taput. Sesuai dengan petunjuk dari Pemerintah Pusat.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Taput, Indra Simaremare pada konfrensi pers yang digelar di Balai Data Kantor Bupati, Jumat (24/4).

“Sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat, supaya kita melakukan realokasi dan refocusing anggaran untuk penanganan COVID-19. Pemerintah pusat juga meminta kejaksaan untuk melakukan pendampingan terhadap anggaran penanganan covid 19,” kata Sekdakab.

Baca Juga :   'Pencuri' Sarang Walet Ditangkap; Berawal dari CCTV yang Rusak

Dari hasil refocusing menekankan 3 aspek yakni penanganan kesehatan, dampak ekonomi dan dampak sosial.

“Ada sekitar Rp36 milyar refocusing anggaran yang akan kita gunakan untuk dana penanganan covid-19. Ada kurang lebih Rp200 milyar jumlah seluruh pemotongan dari anggaran kita, untuk refocusing anggaran,” terangnya.

Dan Pemkab Taput dalam hal penggunaan dana tersebut masih kata Indra, harus lebih berhati-hati.

“Kemungkinan anggaran ini akan bertambah lagi. Kita juga harus berhati hati dalam penggunaan anggaran, secara efektif dan transparan,” imbuhnya.

Baca Juga :   Pengerukan Gunung Pondok Batu Diduga Tidak Berizin; Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Taput, Tatang Darmi pada kesempatan tersebut mengatakan, dalam penggunaan anggaran, baik dalam aspek sosial, ekonomi dan kesehatan, Pemkab Taput sudah cukup bagus.

“Ada hal-hal aturan yang tidak berlaku lagi. Karena ini sudah kategori bencana nasional, prioritasnya menyelamatkan nyawa manusia. Pemkab sudah mengikuti ketentuan yang ada dalam penggunaan anggaran. Untuk penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 ini,” sebut Kajari. (alf/kb)

  • Bagikan