Pj Bupati Tapteng Berharap Mahasiswa STIT Muhammadiyah yang Kukerta Membuat Kegiatan Produktif di Desa

Kantong Berita, TAPTENG-Pj Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Elfin Elyas Nainggolan menerima Audensi Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (kukerta) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah (STITM) Sibolga-Tapanuli Tengah di ruang kerjanya, Senin (6/2/2023).

Hadir mendamping mahasiswa yang akan dilepas Kukerta, Ketua STITM Sibolga-Tapteng, Ulianto Hutagalung dan beberapa dosen.

Pj Bupati pada kesempatan tersebut pelaksanaan Kukerta berjalan dengan baik dengan membuat berbagai kegiatan yang produktif, seperti pembuatan tempat sampah, agar desa lokasi Kukerta menjadi bersih dan masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.

“Kami mengapresiasi dan bangga dengan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Sibolga-Tapanuli Tengah,” kata Elfin.

Sementara itu, Ketua STITM Sibolga-Tapteng, Ulianto Hutagalung menjelaskan, Kukerta mahasiswa STITM kali ini akan digelar selama 40 hari di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Pandan, Tukka, dan Pinangsori.

“Mereka akan belajar di tengah-tengah masyarakat khususnya para generasi muda, seperti tulis baca Al-Qur’an dan melaksanakan kegiatan-kegiatan pengabdian,” ujar Ulianto.

Terkait pesan Pj Bupati, Ulianto mengaku sangat mendukung, dengan adanya tempat sampah dan tidak membuang sampah sembarangan menggambarkan hati yang bersih dalam kehidupan yang baik di tengah-tengah masyarakat.

“Nantinya kita akan menyesuaikan dengan kegiatan program Pemerintah yang ada di kelurahan dan desa, apa yang ingin dikerjasamakan dan dituntaskan, khususnya dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Sibolga-Tapanuli Tengah,” ungkapnya.

ULI berharap, dengan Kukerta ini, menjadi bukti kepedulian terhadap perkembangan dunia pendidikan di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Bagaimana kita para Mahasiswa dan Pendidik ini bisa berkontribusi yang bagus, khususnya pengembangan Kabupaten Tapanuli Tengah dalam hal pendidikan,” pungkasnya.

Turut hadir pada pertemuan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapteng, Boy Rahman Hasibuan. (red)