Polisi Tangkap 2 Pria dari Depan Ruko Sarudik; Disita Sabu dan Ekstasi

  • Bagikan

Kantong Berita, TAPTENG-Polisi mengamankan 2 pria dari depan sebuah Ruko di Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (4/5) sekira pukul 15.30 WIB.

Petugas menemukan barang bukti dari tangan keduanya berupa Sabu dan Ekstasi.

Dari hasil pemeriksaan keduanya diketahui berinisial JH (30) dan SN (25) keduanya merupakan warga Jalan S.M. Raja, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, Sumatera Utara.

Menurut Polisi, penangkapan keduanya bermula dari informasi masyarakat.

Saat ditangkap dari depan Ruko, keduanya sempat berusaha membuang barang bukti.

“Tepat di depan Ruko Oasis, Tim melihat keduanya sedang berdiri berhadap-hadapan. Lalu Tim mendekati mereka. Salah satunya, terlihat ada membuang sesuatu,” kata Kapolres Tapteng AKBP Sukamat melalui Paur Subbag Humas Ipda JS Sinurat, Rabu (6/5).

Baca Juga :   'Pencuri' Sarang Walet Ditangkap; Berawal dari CCTV yang Rusak

Dari hasil penggeledahan, ditemukan sebuah kotak rokok berisi Sabu dan sebuah bungkus permen berisi Ekstasi.

“Ditemukan sebuah kotak rokok merk Luffman yang berisikan 8 paket kecil narkotika jenis Sabu yang dibungkus plastik bening. Dan juga menemukan sebungkus permen karet Longbar, berisi Ekstasi yang dibungkus plastik bening yang dibuang oleh JH, yang dilihat oleh Tim. Lalu dilakukan penggeledahan badan terhadap JH. Pada kantong depan sebelah kanan celananya ditemukan 1 unit HP merek Lenovo warna hitam,” ungkapnya.

Baca Juga :   Maling Sepeda Motor Terekam CCTV; Pelaku Memakai Jaket Biru

Menurut pengakuan keduanya, Narkoba tersebut mereka peroleh dari 2 orang berbeda.

“Sabu diperoleh mereka dari KTG asal Sibolga. Ekstasi diperoleh dari AK, juga asal Sibolga,” pungkasnya.

Polisi sempat melakukan pengejaran terhadap 2 orang tersebut, KTG dan AK. Namun tidak berhasil menangkapnya.

Selanjutnya keduanya dibawa berikut barang bukti ke kantor Satresnarkoba Polres Tapanuli Tengah.

Keduanya dikenakan Pasal 114 ayat (1) Subsider pasal 112 ayat (1) dari Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. (red/kb)

  • Bagikan