Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Mela; Begini Cara Pelaku Membunuh O’ozisohki Lahagu

  • Bagikan
Foto : Rekonstruksi pembunuhan di peragakan oleh tersangka dan personil Polres Tapteng.

Kantong Berita, TAPTENG-Polres Tapanuli Tengah menggelar Rekonstruksi tindak pidana pembunuhan terhadap korban O’ozisohki Lahagu, warga Dusun II, Desa Mela, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), yang terjadi 17 Desember 2020 lalu.

Polisi menghadirkan 2 saksi, termasuk pemilik bangunan, yang menjadi lokasi pembunuhan.

Gelar rekonstruksi dilaksanakan di halaman Mapolres Tapteng, Rabu (3/2) sekira pukul 10.30 WIB. Dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Sibolga dan Penasehat Hukum tersangka.

Dalam rekonstruksi terungkap, aksi pembunuhan terhadap korban sepertinya sudah direncanakan. Tersangka AJT merasa sakit hati dan tersinggung karena dicemooh oleh korban dengan mengatakannya tidak becus memasang tiang jemuran.

Baca Juga :   Jurtul Togel di Tapteng Ditangkap Sedang Asyik Nulis Nomor Pasangan

Tersangka juga merasa gerah dengan perintah-perintah korban terhadap dirinya.

Sebelum menghabisi nyawa korban, tersangka terlebih dahulu meminta rekannya mengantarkan tuak suling ke tempatnya bekerja.

Sekira pukul 20.00 WIB, setelah saksi tiba dilokasi dengan membawa tuak suling dalam botol aqua, tersangka pergi ke pondok dan mengambil sebilah parang.

Selanjutnya mendekati korban dari belakang. Saat itu korban sedang asyik bercerita dengan seseorang yang menjadi saksi dalam kasus tersebut.

Tersangka berdiri persis dibelakang korban dan langsung membacok korban hingga terjatuh berlumuran darah.

Saksi yang melihatnya langsung terkejut dan membentak tersangka. Merasa trauma saksi langsung pergi meninggalkan tersangka dan korban.

Baca Juga :   Spesialis Pencuri Komputer Ekskavator Beraksi di Sibolga

Usai menghabisi nyawa korban, tersangka mencari lokasi sekitar pondok untuk menyembunyikan jasad korban.

Namun dikarenakan tidak sanggup mengangkat korban, tersangka membiarkan tubuh korban. Ia kemudian melemparkan parang yang dipakai mengeksekusi korban ke arah sungai lalu pergi melarikan diri dengan menumpang becak menuju kota Sibolga.

Tersangka AJT memerankan semua kejadian dalam Rekonstruksi tersebut. Sementara korban O’oZoki Lahagu diperankan oleh salah seorang personil Sat Reskrim Polres Tapteng.

Pantauan dilapangan, pelaksanaan gelar rekonstruksi berjalan dengan lancar dan tertib. Gelar rekonstruksi dilakukan hingga 10 adengan. (ril/jul/kb)

  • Bagikan