Sekap dan Ancam Wanita Pakai Pisau; Seorang Nelayan di Sibolga Diserahkan Warga ke Polisi

  • Bagikan

Kantong Berita, SIBOLGA-Seorang wanita di jalan Kesturi, Gang Nelayan, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan disekap dan diancam dengan pisau oleh seorang pemuda, Senin (12/10).

Beruntung, warga mendengar jeritan ibu dari wanita bernama Wildawati (30) tersebut, sehingga pelaku yang diketahui berinisial PS alias L (27) berhasil diamankan saat berusaha kabur membawa Handphone milik Wildawati.

PS, yang kesehariannya berprofesi sebagai nelayan tersebut pun langsung diserahkan oleh warga ke Polsek Sibolga Selatan.

“Kejadiannya sekira pukul 6.30 WIB. Saat itu Wildawati sedang memakaikan pakaian anaknya. Tiba-tiba dari belakang, mulutnya disekap dan diancam dengan pisau cutter sambil mengatakan, jangan teriak. PS berusaha menarik cincin dari jari Wildawati. Karena tidak bisa, diapun kemudian mengambil sebuah HP merk Vivo warna hitam yang diletakkan diatas tempat tidur, kemudian melarikan diri. Orangtua Wildawati lalu menjerit, sehingga warga dapat mengamankan pelaku dan kemudian diserahkan ke Polsek Sibolga Selatan,” terang Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Rabu (15/10).

Baca Juga :   Kapal Asal Singapura dan Jakarta Dikarantina; KSOP Sibolga Minimalisir Penyebaran Virus Corona

Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau pria yang merupakan warga jalan Merpati, Kelurahan Aek Manis tersebut beraksi seorang diri.

Kejadian bermula saat dirinya melintas dari depan rumah Wildawati, yang saat itu terbuka. Dia kemudian melihat seorang wanita, yang tak lain adalah Wildawati yang sedang memakaikan pakaian anaknya dengan posisi membelakangi.

Baca Juga :   Warga Pandan Ditemukan Tidak Bernyawa Terbaring Diatas Jaring Ikan

“Saat itu, PS juga melihat Wanita tersebut memakai cincin, sehingga timbul niat untuk mengambilnya,” ungkapnya.

Usai menjalani pemeriksaan, PS kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polsek Sibolga Selatan.

Diduga telah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 ayat (1) Subsider pasal 363 ayat (1) dari KUHPidana, tersangka diancam hukuman paling lama 9 tahun. (ril/jul/kb)

  • Bagikan