Suami Pergi Melaut, Istri Ditangkap Usai Pesta Sabu

  • Bagikan

Kantong Berita, SIBOLGA-Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Sibolga ditangkap Polisi saat pesta Sabu di sebuah rumah di jalan Elang, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Kamis (15/10) sekira pukul 23.00 WIB.

Ironisnya, IRT yang diketahui berinisial SA alias I (29) warga jalan Walet tersebut ditangkap saat suaminya sedang pergi melaut.

Ibu 3 anak tersebut ditangkap bersama 3 temannya. Seorang wanita berinisial A (25), yang diketahui sebagai pemilik rumah. Kemudian, 2 pria berinisial P alias E (38) dan BS (30), keduanya merupakan warga jalan SM. Raja, Gang Kenanga.

Polisi menyita barang bukti berupa alat hisap Sabu alias Bong yang terbuat dari botol plastik bekas. Kemudian, sebuah pipa kaca bekas bakaran Sabu, sebuah pisau lipat dan korek api gas. Sebuah HP serta 2 buah pipet plastik bening.

Dari hasil pemeriksaan Polisi, diketahui kalau SA sudah 3 minggu tinggal di rumah A, sejak suaminya pergi melaut. Sementara, ide untuk mengonsumsi Sabu datang dari P.

Baca Juga :   Spesialis Pencuri Komputer Ekskavator Beraksi di Sibolga

“Sekira pukul 20.30 WIB, saat SA, A dan BS berada di rumah, datang P. Saat mereka duduk bercerita, P mengatakan, ini ada uangku Rp50.000, bagaimana make kita. Kemudian A menjawab, oke ini ada aku kenal penjualnya. A lalu menghubungi penjual dengan menggunakan HP miliknya. Kemudian A dan BS berangkat untuk membeli Sabu naik betor,” terang Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Sabtu (31/10).

Setelah mendapat Sabu, A kemudian menyerahkannya kepada P. Merekapun bergantian menghisap Sabu dengan menggunakan Bong yang telah dirakit oleh P.

“P menghisap terlebih dahulu, kemudian SA lalu A. Terakhir, giliran BS. Setelah itu, petugaspun datang menangkap mereka,” ungkapnya.

Sabu-sabu menurut mereka dibeli dari seseorang, yang identitasnya telah dikantongi Polisi di jalan SM. Raja, Gang Kenanga seharga Rp50.000.

Baca Juga :   Datangi Tempat Umum, Polisi Himbau Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Dari catatan Kepolisian, P yang diketahui bekerja sebagai Buruh Harian Lepas dan sudah berumah tangga serta memiliki 5 anak ternyata pernah dihukum dalam kasus yang sama pada tahun 2019 selama 1,5 tahun di Lapas Tukka.

Begitu juga dengan BS, yang diketahui bekerja sebagai Nelayan, pernah dihukum dalam kasus yang sama pada tahun 2010 selama 2 tahun 5 bulan di Lapas Tukka.

Sementara A, yang diketahui sudah berumah tangga dan memiliki 2 anak dan SA belum pernah dihukum.

Usai menjalani pemeriksaan keempatnya kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga.

Mereka diduga telah melakukan tindak pidana Narkotika sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) jounto pasal 132 atau pasal 127 ayat (1) huruf A Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika. Diancam hukuman diatas 5 tahun. (ril/jul/kb)

  • Bagikan