Terdengar Suara Mendengkur dari Kamar Mandi SPBU, Ternyata Tukang Becak Jatuh Lalu Meninggal

  • Bagikan

Kantong Berita, SIBOLGA-Geger, penemuan mayat disebuah Stadion Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di jalan SM. Raja, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, Kamis (4/2) sekira pukul 00.30 WIB.

Dari penelusuran Polisi, diketahui identitas mayat bernama Viktor Nius Hutagalung (55) warga Desa Mela II, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, yang kesehariannya berprofesi sebagai penarik becak.

Menurut keterangan saksi yang pertama kali melihat bernama Hendri Sitanggang, saat dirinya hendak ke toilet SPBU sekira pukul 00.30 WIB, mendengar suara dengkuran dari dalam kamar mandi.

Saat itu, pintu kamar mandi dalam keadaan tertutup.

Baca Juga :   Propam Periksa Senpi Personil Polres Sibolga

Hendri kemudian menemui petugas SPBU dan melaporkan suara aneh dari dalam kamar mandi tersebut.

Petugas SPBU mengakui kalau suara tersebut sudah dia ketahui sebelumnya.

Hendri dan petugas SPBU kemudian memeriksa kamar mandi untuk memastikan suara mencurigakan tersebut.

“Sudah dari tadi seperti itu, kata petugas SPBU. Selanjutnya Hendri bersama dengan saksi lainnya dan disaksikan oleh masyarakat mengecek toilet tersebut dan didapati seorang pria dalam kondisi sudah tergeletak dengan posisi miring di lantai toilet,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin.

Baca Juga :   Pasar Sibolga Nauli Tetap Dibangun, Jamaluddin; 'Kami pasti akan memberikan fasilitas yang baik'

Setelah melaporkan kejadian tersebut, Polisi kemudian datang ke lokasi. Saat hendak dinaikkan ke becak milik almarhum untuk dibawa ke Rumah Sakit, diketahui kalau almarhum telah meninggal dunia.

“Selanjutnya sekira pukul 2.10 WIB, jenazah tersebut dibawa ke Rumah Sakit FL. Tobing dengan menggunakan Mobil Ambulance untuk dilakukan Visum,” ungkapnya.

Adapun hasil diagnosa Dokter diketahui penyebab meninggalnya dikarenakan pecahnya pembuluh darah dengan ditandai mulut korban mengeluarkan buih.

“Surat pernyataan sudah ditandatangani oleh pihak keluarga korban, tidak keberatan meninggalnya keluarga mereka,” pungkasnya. (ril/jul/kb)

  • Bagikan