Uang Hasil Nyuri HP Dipakai Beli Sabu di Sibolga Julu

  • Bagikan
Foto : Ke 3 tersangka usai menjalani pemeriksaan di Polres Sibolga.

Kantong Berita, SIBOLGA-Polisi berhasil meringkus 3 dari 4 orang yang terlibat pencurian Hand Phone Samsung A70 warna biru milik R. Sihombing (56), Senin (6/4). Sementara, 1 pelaku lagi masih buron.

Ketiga pelaku yakni, MMH (23) dan AAH (21), kakak beradik kandung, warga Dusun Huta Godang, Kelurahan Sibuluan II, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Kemudian, PUH (26) warga jalan Santeong, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga.

Menurut keterangan Polisi, kejadian bermula saat R. Sihombing, warga jalan HM. Joni, Blok H, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Medan, Sumatera Utara hendak membeli Bandrek di jalan Kapten P. Tandean, Kelurahan Kotaberingin, Kecamatan Sibolga Kota, Rabu (1/4) sekira pukul 21.30 WIB.

Saat memarkir sepeda motornya, dia lupa mengambil HP, yang sebelumnya dia taruh di kotak atau kantong sepeda motornya. Usai minum Bandrek, R. Sihombing melihat HP nya sudah tidak ada lagi.

“Sebelumnya, dia sempat bertanya kepada tukang parkir. Namun, tukang parkir mengaku tidak melihatnya,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Jumat (10/4).

Baca Juga :   Berhenti Karena Truk Lewat, Septor Dipepet HP pun Dijambret

Setelah menerima laporan, Polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus 3 pelaku dari tempat berbeda. PUH diamankan dari sebuah Perusahaan di jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Tapteng, tempatnya bekerja. Kemudian, MMH dan AHH ditangkap dari rumahnya di Dusun Huta Godang.

Dari hasil pemeriksaan diketahui, awalnya sekira pukul 21.30 WIB, AAH dan MMH berboncengan dengan 1 pelaku lainnya yang masih buron, yang identitasnya masih dirahasiakan Polisi guna penyelidikan lebih lanjut.

Tiba di sebuah tempat jual makanan di jalan Kapten Tandean, MMH melihat ada HP di kantong sebuah sepeda motor. Kemudian, MMH turun dan mengambil HP tersebut. Setelah itu, mereka pulang ke Huta Godang lewat Pondok Batu.

“Mereka mengambil jalan pintas tembus Pondok Batu menuju rumah mereka (AAH dan MMH),” terang Sormin.

Sekira pukul 23.30 WIB, ketiganya pergi ke daerah Santeong untuk menemui PUH, namun tidak ketemu. Keesokan harinya, Kamis (2/4) sekira pukul 1.00 WIB dini hari, merekapun bertemu dengan PUH di jalan Patuan Anggi.

Baca Juga :   Warga Resah, Truck Overtonase Masih Beroperasi di Kota Sibolga

Mereka meminta PUH untuk menjual HP curiannya dengan alasan kotak HP tinggal di rumah. PUH pun menjual HP tersebut kepada seseorang seharga Rp1.000.000.

Setelah menerima uang, PUH lalu menemui ke 3 pelaku. Kemudian, mereka berempat sepakat untuk pergi ke daerah Sibolga Julu. Disana keempatnya asyik mengkonsumsi Sabu.

“Sebagian uang dipakai untuk membeli Sabu. Sebagian lagi untuk membeli makanan dan rokok,” pungkasnya.

Usai menjalani pemeriksaan, ketiganya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga. Karena telah melakukan tindak pidana mengambil barang milik orang lain seluruh atau sebahagian dengan maksud untuk memiliki dan melawan hak, MMH dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 3 dan ke 4.

Sedangkan AAH dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 3 dan 4 Jounto pasal 55 dan 56 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun.

Lalu, PUH dikenakan pasal 480 ayat 1, karena telah melakukan tindak pidana pertolongan kejahatan, dengan ancaman hukuman 4 tahun. (red)

  • Bagikan