banner 728x250

Wakil Bupati Tapteng Monitoring Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Idul Fitri 1443 H/2022 M

Foto : Wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul meninjau pasar, guna menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), yakni perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M.

Kantong Berita, TAPTENG-Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani instruksikan Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Darwin Sitompul bersama Forkopimda Tapanuli Tengah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Satgas Pangan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), melakukan peninjauan dan monitoring secara langsung ke pasar tradisional yang ada di Pandan dan Hajoran, serta swalayan di Kecamatan Pandan, Tapteng, Kamis (21/4/2022).

Peninjauan dan monitoring tersebut dilakukan guna menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), yakni perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Tapteng, Darwin Sitompul menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) bersama Forkopimda Tapteng akan terus mengupayakan agar terwujud kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok di Tapteng.

“Hari ini saya bersama pak Dandim, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, yang mewakili pak Kapolres, yang mewakili pak Dansatradar, Ibu Sekdakab Tapteng, para Pimpinan OPD Pemkab Tapteng, yakni Kadis Perindag, Kabag Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Kadis Koperasi dan UKM, Kadis Ketahanan Pangan, juga Tim Pengendalian Inflasi Daerah dan Tim Satgas Pangan, secara bersama-sama turun ke lapangan melakukan peninjauan harga,” kata Darwin.

Dari hasil monitoring yang dilakukan kata Darwin, belum ada harga barang dan bahan pokok yang naik secara signifikan.

Begitu juga dengan minyak goreng, khususnya minyak goreng curah, juga terlihat tidak ada kelangkaan.

Hanya saja, beberapa harga bahan pokok terlihat ada sedikit peningkatan dan kenaikan harga.

“Contohnya minyak goreng curah naik dari harga HET Rp14 ribu per liter atau Rp15.500 per kilogram, naik menjadi Rp17 ribu per kilogram. Ini perlu ditindaklanjuti dan dikoordinasikan,” ungkapnya.

Sedangkan untuk ketersediaan bahan pokok kata Darwin, hingga lebaran nanti, situasinya masih aman dan cukup.

Lebih lanjut dia menegaskan, bahwa Pemkab Tapteng bersama TPID, Satgas Pangan, dan TNI/POLRI akan terus melakukan peninjauan dan monitoring di pasar-pasar dan swalayan, guna menjaga dan mengawasi jangan sampai terjadi kecurangan, kelangkaan, dan penimbunan bahan pokok hingga lebaran nanti.

“Kami mengingatkan kepada para pengepul dan spekulan, serta para pengusaha bahan pokok, agar jangan mengambil kesempatan dalam situasi ini,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Darwin juga berpesan kepada masyarakat agar membeli keperluan dan kebutuhan secukupnya.

“Jangan takut kehabisan barang dan bahan pokok yang diperlukan, semua stok masih aman dan cukup hingga lebaran nanti,” ungkap Darwin sembari mengimbau masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan baik saat berbelanja dan di tempat keramaian guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Turut mendampingi Wakil Bupati, Sekdakab Tapteng , Yetty Sembiring, S.STP, MM, Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sibolga, Aswin Kosotali, dan Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian dan Perdagangan Tapteng Zafril Abdi Nasution, SE, M.Si.

Kabag Ekbang Setdakab Tapteng Nurlailan Batubara, S.Kep, M.Kep, dan jajaran, Kadis Koperasi dan UKM Tapteng, serta Kadis Ketahanan Pangan Tapteng.

Sedangkan di Pasar Tradisional yang ada di Kecamatan Tapian Nauli, monitoring dilakukan oleh yang mewakili Kajari Sibolga, Kadis Ketahanan Pangan Tapteng, Camat Tapian Nauli, Danramil 05 Kolang, Kapolsek Kolang, dan Bulog Sibolga. (red)