Yang Tidak Berkepentingan Dilarang Masuk Pelabuhan

  • Bagikan
Foto : Kepala KSOP Sibolga, Augustia Waruwu.

Kantong,SIBOLGA-Pihak Kantor Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sibolga, Sumatera Utara memperketat aktifitas Pelabuhan Sambas pasca penyebaran vitus Corona atau Covid-19. Warga yang tidak berkepentingan, dilarang masuk areal Pelabuhan.

Menurut Kepala KSOP Sibolga, Augustia Waruwu di ruang kerjanya, kebijakannya tersebut demi menjaga tidak menyebarnya virus berbahaya tersebut di areal Pelabuhan. Termasuk becak pengantar penumpang, dilarang masuk.

“Sesuai surat edaran Pemerintah, yang tidak berkepentingan, tidak dibisakan masuk kedalam Pelabuhan. Kita batasi hanya sampai gerbang pintu masuk. Karena selama ini, becak yang mengantar penumpang masuk kedalam. Sekarang, tidak kita bisakan lagi. Untuk meminimalisir penyebaran virus Corona,” kata Augustia, Senin (30/3).

Baca Juga :   Ditangkap Warga Bawa Barang Curian, Tukang Las Diserahkan ke Polisi

Sementara, setiap warga yang masuk areal Pelabuhan diberlakukan aturan wajib cuci tangan dan cek suhu tubuh. “Kita sudah sampaikan ke perusahaan pelayaran, setiap penumpang dari Sibolga ataupun yang baru tiba dari Nias, wajib disemprot Disinfektan. Ingat, bukan orangnya ya, tapi barang bawaan dan kendaraan. WHO sudah melarang. Kalau orangnya, diperiksa suhu tubuhnya satu persatu. Walau panjang, gak apa-apa. Di terminal kita sudah siapkan sabun cuci tangan,” terangnya.

Kemudian, bagi penumpang yang baru tiba dari Nias, tidak diperbolehkan masuk terminal dan kantin Pelabuhan. “Kita gak mau wabah mereka menulari kita. Mereka gak boleh masuk terminal, gak boleh. Apalagi masuk kantin. Yang mau berangkat baru masuk terminal. Mereka harus langsung keluar Pelabuhan. Gak bisa ngumpul-ngumpul,” ketusnya.

Baca Juga :   Seorang Tahanan Polres Sibolga Meninggal Dunia; Punya Riwayat Penyakit Gula

Tak hanya itu, aktifitas kantor KSOP juga dipercepat. Seperti pengurusan administrasi pelayaran. “Kita sudah sampaikan juga surat edaran ke perusahaan pelayaran. Paling lambat jam 10.00 WIB, harus sudah masuk surat permohonannya. Dia harus berfikir, besok kapal berangkat, surat harus sudah masuk hari ini, paling lambat jam 10.00. Paling lambat jam 14.00 WIB suratnya sudah siap diproses,” pungkasnya. (red)

  • Bagikan