Pemko Sibolga Bersama Dewan Pendidikan Lepas 4 Catar Poltek KP Dumai, Pantas : Jangan sampai putus sekolah, harus sampai tamat

kantongberita.com, SIBOLGA | Setelah kurang lebih 2 bulan mendampingi 17 Calon Taruna (Catar) Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Dumai, akhirnya Pemko Sibolga bersama Dewan Pendidikan melepas 4 Catar yang dinyatakan lulus seleksi.

Dari 4 Catar tersebut, 3 diantaranya lulus di program pendidikan (Prodi) Perikanan Tangkap (PTK) yakni Dhaffa El Syihab Lubis, Muhammad Arya, dan Ridho Aditya Piliang. Sementara 1 Catar lainnya bernama Rajul Fernando Pardede berhasil lulus di Prodi Permesinan Kapal (MPK).

Tak hanya melepas, pada acara yang dihadiri juga para orangtua Catar di Aula Nusantara Kantor Wali Kota Sibolga tersebut, Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Rosidah Lubis menyerahkan bantuan Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp 1 juta.

Harapannya, bantuan Wali Kota tersebut dapat dipergunakan untuk biaya keberangkatan dan memenuhi kebutuhan lainnya menjelang masuk asrama.

“Kepada anak-anak kami yang akan berangkat, harapan kami agar semangat belajarnya. Karena, sekolah disini tidak bayar uang sekolah, uang asrama, semua gratis. Kami hanya mendorong kepada orangtua, agar tetap menjaga anak-anak ini jangan sampai putus sekolah, harus sampai tamat,” ujar Wakil Wali Kota.

Karena menurutnya, tahun ini Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai hanya menampung 78 mahasiswa dari 38 Provinsi yang ada di Indonesia. Dan ke 4 Catar yang akan diberangkatkan tahun ini, merupakan orang-orang yang sangat beruntung.

“Kita harus mensyukuri, ada 4 dari Sibolga yang lulus. Padahal tahun ini ada penurunan jumlah yang diterima, hanya 78 orang dari 38 Provinsi. Kalau 78 dibagi 38, harusnya hanya 2 atau 3 orang saja. Tapi, kita dapat 4,” ungkapnya.

Pantas juga pada kesempatan tersebut membeberkan data warga Sibolga-Tapteng yang lulus dari Politeknik yang menjadi mitra Pemko Sibolga. Dimana kata Pantas, tidak satupun diantara lulusan tersebut yang menganggur.

Hal yang sama juga diharapkan kepada Taruna-Taruni asal Sibolga-Tapteng yang baru wisuda, agar segera mendapatkan pekerjaan yang tersedia di dalam maupun luar negeri.

“Kami sudah cek, tidak satupun tamatan dari AUP Dumai yang menganggur. Kalianpun harus begitu, jangan sampai menganggur. Sekolah yang kita kerjasama ini bukan sekolah main-main,” tegas Pantas.

Hadir pada kesempatan tersebut 6 lulusan Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai. 2 diantaranya akan berangkat bekerja di Korea Selatan. 1 orang lagi akan bekerja disalahsatu perusahaan di Jakarta.

Kemudian, 2 diantaranya akan bekerja di sebuah Perusahaan perikanan terbesar di Belawan, dan 1 orang lainnya akan segera berangkat ke Bali, juga bekerja disalah satu perusahaan perikanan terbesar.

Sebelumnya, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sibolga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga yang mendukung penuh putra-putri terbaik Sibolga-Tapteng dari keluarga kurang mampu, untuk menempuh pendidikan secara gratis di Politeknik Kelautan dan Perikanan yang menjadi mitra kerjasama Pemko Sibolga.

Tak hanya itu, Rosidah juga mengimbau para Catar untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Karena menurutnya, selain mereka masih banyak tamatan SMA/SMK sederajat yang bermimpi mengenakan dinas Taruna Politeknik Kelautan Perikanan.

“Ini bukan hal yang mudah, karena banyak anak-anak disana yang menginginkan memakai dinas yang sama. Manfaatkan kesempatan ini dengan baik,” tukas Rosidah.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kota Sibolga Hendra Sahputra yang hadir bersama beberapa anggota menjelaskan bahwa sebelumnya ada 17 Catar yang mengikuti seleksi di Komplek PPN Sibolga di Pondok Batu Kabupaten Tapanuli Tengah.

Dari seleksi yang ketat, hanya 4 orang yang dinyatakan lulus dan berhak masuk asrama.

Hendra berharap para Catar dapat segera menyesuaikan diri di lingkungan kampus dan bergiat dalam menempuh pendidikan, agar dapat merubah tahap hidup keluarga kedepan.

Diakhir pertemuan, digelar tanya jawab antara Catar dengan Eks Taruna, seputar keseharian Mahasiswa di asrama Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai. (red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *