DPPKB Sibolga Bekali Siswa SMAN 4 dengan Kesehatan Reproduksi dan Wawasan Kependudukan

kantongberita.com, SIBOLGA | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Sibolga menggelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) dan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di SMAN 4 Sibolga, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan ini diikuti puluhan siswa dan guru sebagai upaya membentuk generasi muda yang berkualitas, terencana, dan sadar akan isu kependudukan.

Plt Kepala Dinas PPKB Kota Sibolga, Leli Erliani Batubara, mengatakan ada dua konsep yang saling berkaitan erat dan menjadi fokus dalam kegiatan tersebut, yakni Kesehatan Reproduksi Remaja dan Sekolah Siaga Kependudukan.

Menurutnya, KRR penting untuk memberikan pemahaman kepada remaja tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, bahaya pernikahan dini, seks bebas, dan penyalahgunaan narkoba.

Sementara SSK bertujuan untuk menanamkan kesadaran sejak dini tentang isu-isu kependudukan seperti ledakan penduduk, bonus demografi, dan pentingnya perencanaan keluarga.

“KRR dan SSK adalah dua konsep yang saling berkaitan erat dalam membentuk generasi muda yang berkualitas. Remaja yang sehat reproduksinya, paham risiko pernikahan dini, dan sadar kependudukan, akan mampu merencanakan masa depannya dengan lebih baik,” ujar Leli.

Dalam sosialisasi tersebut, tim DPPKB Sibolga memberikan materi tentang Triad KRR (seksualitas, HIV/AIDS, dan NAPZA), usia ideal menikah, pendewasaan usia perkawinan, serta bagaimana mengintegrasikan materi kependudukan ke dalam pembelajaran di sekolah.

Pihak SMAN 4 Sibolga menyambut baik kegiatan ini. Kepala SMAN 4 Sibolga berharap dengan adanya sosialisasi ini, siswa tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter dan wawasan kependudukan yang matang.

“Kami berterima kasih kepada DPPKB Kota Sibolga. Materi ini sangat relevan bagi siswa kami yang berada di usia remaja, masa transisi yang sangat menentukan masa depan mereka,” ujarnya.

Melalui program SSK dan KRR ini, DPPKB Kota Sibolga berharap SMAN 4 Sibolga dapat menjadi sekolah percontohan yang mampu mencetak Generasi Berencana (GenRe) yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *