kantongberita.com, SIBOLGA | Meski dihujani kritikan soal mutu, CV. Mahmud Gemilang yang menjadi rekanan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam pengerjaan proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Provinsi pada ruas Jalan Sudirman di Kota Sibolga, tetap melanjutkan pengaspalan.
Proyek dengan Nomor Kontrak 620/492/UPTDBMCK-SBG/KPA/VI/2026 tersebut kembali dikerjakan di tengah keraguan masyarakat pengguna jalan terkait kualitas aspal yang digunakan.
Pantauan di lapangan, Rabu (22/10/2026), tampak sejumlah truk pengangkut hotmix milik PT. ANRA, perusahaan tempat CV. Mahmud Gemilang membeli aspal, telah parkir di sekitar Jalan Sudirman. Kemudian sebuah alat berat jenis asphalt finisher mulai bekerja menimpa aspal lapis pertama yang belakangan disorot warga karena mutunya yang dinilai kurang baik.
Anehnya, meski pekerjaan pengaspalan itu sedang berlangsung, di lokasi tidak ditemukan satu pun petugas dari UPTD Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Sibolga yang melakukan pengawasan. Proyek jalan alternatif yang menjadi urat nadi warga Sibolga pasca bencana itu seolah dibiarkan tanpa pengawalan teknis dari dinas terkait.
Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak UPTD Bina Marga dan Cipta Karya Sibolga terkait kualitas aspal Jalan Sudirman tersebut. Padahal, warga mempertanyakan apakah aspal yang dibeli dari perusahaan lain itu sudah sesuai spesifikasi AC-WC dan AC-BC serta suhu hamparan yang dipersyaratkan Bina Marga.
Warga berharap, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution melalui Inspektorat Sumut serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumut untuk turun melirik hasil kinerja rekanan tersebut.
“Ini jalan alternatif satu-satunya yang vital, sudah lama rusak parah. Kami ingin bisa dilalui dengan aman dan nyaman, dengan kondisi aspal yang baik dan tahan lama. Jangan asal hampar, besok sudah berlubang lagi. Tolong Pak Gubernur, Inspektorat dan BPK periksa mutunya,” ujar Bangun Tanjung warga pengguna jalan.
Sementara itu, belum diperoleh keterangan dari pihak Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Sumut. Kepala Dinas BMBKCK Sumut Chandra Dalimunthe dan Kepala UPTD Bina Marga Sibolga Hariady, yang coba dikonfirmasi via telepon seluler dan pesan WhatsApp, belum memberikan tanggapan terkait polemik mutu aspal Jalan Sudirman tersebut. (red)




