kantongberita.com, TAPTENG | Kecelakaan maut terjadi di Jalinsum Tapanuli Tengah. Sebuah mobil tangki BBM milik Pertamina menabrak rumah warga hingga roboh total di Jalan Rampa-Poriaha, Lingkungan 3 Mungkur, Kelurahan Tapian Nauli II, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (28/10/2026) pagi.
Peristiwa yang menggegerkan warga tersebut terekam video dan viral di media sosial. Dalam video terlihat sebuah mobil tangki dengan nomor polisi BK 8392 SO tersebut dalam posisi terbalik, menimpa sebuah rumah kayu semi permanen hingga rata dengan tanah. Material kayu rumah berserakan dan masuk ke parit di samping jalan.
Benturan keras tersebut membuat rumah yang dihuni oleh Edi Nanda Lumban Tobing bersama istri dan dua orang anaknya roboh seketika.
Warga di lokasi menyebutkan, keempat penghuni rumah dilaporkan mengalami luka berat. Keempatnya langsung dilarikan ke rumah sakit di Kota Sibolga untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
“Rumah itu ada penghuninya, satu keluarga, bapak, ibu dan dua anaknya. Semua luka berat dibawa ke Sibolga,” ujar seorang warga di lokasi kejadian.
Sementara itu, sopir mobil tangki BBM juga mengalami luka lecet di bagian kaki dan pinggang. Sopir tersebut saat ini dirawat di Rumah Sakit Meta Medika Sibolga.
Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena sopir mengantuk saat melintas di jalan yang menikung dan sedikit menurun tersebut. Namun penyebab pasti insiden ini masih perlu dipastikan melalui penyelidikan resmi pihak kepolisian.
Kecelakaan ini sempat membuat arus lalu lintas di Jalan Rampa-Poriaha tersendat. Puluhan warga dan pengendara yang melintas berhenti untuk melihat kondisi rumah yang hancur dan upaya evakuasi truk tangki.
Kecelakaan ini tak hanya menyisakan kerusakan rumah, tetapi juga memunculkan pertanyaan besar soal keselamatan pengoperasian mobil tangki BBM yang setiap hari melintas di jalur tersebut.
Publik kini menanti penjelasan dari pihak pengelola armada pengangkut BBM mengenai standar keselamatan, status perekrutan sopir, pelatihan, dan prosedur penugasan sopir mobil tangki.
Sebab, ketika kendaraan pengangkut BBM melaju di jalan raya, keselamatan bukan hanya menyangkut sopir dan muatan, tetapi juga nyawa warga yang berada di sekitarnya.
Hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Pertamina maupun pihak kepolisian terkait kronologi lengkap dan pertanggungjawaban atas musibah ini. (red)




