Bupati Masinton Berhentikan Lurah dan Kades Setelah Ucapkan Terimakasih, Rahmansyah: Jangan ada politik di tengah bencana

Foto : Rahmansyah Sibarani, Anggota DPRD Sumut.

kantongberita.com, TAPTENG | Baru-baru ini viral di media sosial seorang Lurah dan Kepala Desa diberhentikan dari jabatannya oleh Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu setelah mengucapkan terimakasih.

Menurut informasi yang diperoleh keduanya menerima surat pemberhentian yang ditandatangani oleh Bupati Masinton, Selasa (30/12/2025).

Adapun ucapan terimakasih tersebut, disampaikan oleh kedua pejabat tersebut kepada Bakhtiar Ahmad Sibarani, mantan Bupati Tapteng. Karena telah memberikan bantuan berupa 3 unit alat berat untuk menormalisasi Sungai Aek Doras Barus.

Diketahui, ucapan terimakasih tersebut disampaikan sehari sebelum surat pemberhentian diterima.

Sementara, ucapan terimakasih merupakan bahasa yang lumrah disampaikan kepada siapapun yang telah berbuat baik atau memberikan sesuatu.

Begitu juga dengan bantuan Ekskavator dari Bakhtiar. Meski bukan diberikan untuk diri kedua pejabat tersebut secara pribadi, namun keduanya merasa kalau bantuan alat berat tersebut sudah sangat membantu bagi masyarakat yang berdomisili di sekitar Sungai Aek Doras.

Mengingat, curah hujan yang cukup tinggi masih terus terjadi pasca bencana yang menimpa pada 25 November 2025 lalu., yang membuat Sungai Aek Doras mengalami pendangkalan.

Akibatnya, air meluap hingga menggenangi pemukiman penduduk. Oleh karena itu, diperlukan alat berat yang cukup banyak, untuk mempercepat normalisasi sungai.

Menanggapi pemberhentian Lurah dan Kades tersebut, Anggota DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani meminta Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution untuk segera mengingatkan Bupati Tapteng agar tidak berpolitik dalam situasi bencana.

“Presiden Prabowo Subianto sudah mengajak seluruh anak bangsa untuk bersama-sama bertanggung jawab menghadapi musibah banjir, membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. Jadi jangan ada politik di tengah bencana,” kata Rahmansyah dalam keterangan tertulisnya, Jum’at (2/1/2026).

Dia menilai, tindakan tersebut tidak pantas dilakukan oleh Bupati Masinton. Mengingat yang dilakukan Bakhtiar dengan menurunkan 3 alat berat merupakan aksi kemanusiaan, demi membantu keselamatan masyarakat.

“Kami sangat terkejut. Ada lurah dan kepala desa yang dicopot hanya karena mengucapkan terima kasih kepada mantan Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani yang membantu desa, kelurahan, dan warganya dalam penanganan bencana. Seharusnya Bupati Tapteng justru berterima kasih karena ada tokoh yang peduli dan ikut membantu warganya,” tukasnya.

Ketua DPD NasDem Tapteng tersebut kemudian menegaskan akan menelusuri pemberhentian kedua pejabat tersebut.

“Kami juga akan menyurati Kemendagri melalui Irjen, menyampaikan ke DPR RI, bahkan ke Presiden Republik Indonesia,” pungkasnya. (red)