kantongberita.com, SIBOLGA | Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik memastikan bahwa Hunian Tetap (Huntap) yang akan ditempati oleh para korban bencana, tidak hanya sekedar rumah. Melainkan, lengkap dengan fasilitasnya, seperti tempat tidur, kursi serta gayung kamar mandi.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota saat meninjau proses pembangunannya di area Gedung Olah Raga (GOR) Parombunan, Rabu (21/1/2026).
“Jadi masyarakat yang rumahnya hancur, yang tidak memiliki apa-apa lagi, tingggal langsung pindah ke rumah dan lengkap dengan fasilitasnya. Tidak termasuk dengan elektronik ya,” ujar Wali Kota disela-sela kunjungannya ke lokasi pembangunan Huntap.
Dia juga memastikan kalau lokasi tersebut aman dari bencana banjir dan longsor. Begitu juga dengan kondisi tanah, yang menurut analisa geolog, sangat layak untuk dijadikan hunian.
“Saat melakukan Groundbreaking Pak Menteri PKP dan Pak Mendagri juga melihat kondisi tanah dan sangat antusias ataupun menyatakan bahwa ini sangat layak untuk Huntap. Jadi kalau ada menyampaikan bahwa tanahnya labil ataupun rawan bencana, bisa dilihat sendiri kondisinya, memang ini tanahnya betul-betul matang, lokasinya bagus,” tukasnya.
Karena sebelumnya menurut Syukri, di lokasi tersebut rencananya akan dibangun stadion, memggantikan stadion horas yang akan dijadikan ruang terbuka hijau.
Namun, karena bencana yang merusak ratusan rumah warga, tanah tersebut kemudian dialihkan untuk pembangunan Huntap bagi para korban bencana banjir dan longsor.
“Kita lebih mengutamakan untuk masyarakat. Agar masyarakat yang rumahnya hilang bisa tinggal di Huntap ini dan kembali melakukan kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Saat ini masih kata suami dari dr. Rahma Saena Nasution ini, dari 200 rumah yang direncanakan, sudah 56 unit yang sudah dalam tahap pembangunan.
“Kalau tidak ada kendalaan cuaca dan lain sebagainya, ditargetkan bulan tiga. Sudah selesai sebanyak 200 unit, mereka itu pindah dari tempat tinggal mereka yang terkena dampak bencana,” tukasnya.
Mantan Ketua DPRD Sibolga ini menyebut, pembangunan Huntap ini merupakan bukti hadirnya Pemerintah ditengah-tengah masyarakat, terlebih bagi korban bencana alam yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
“Negara juga betul-betul serius bagaimana masyarakat cepat pulih dan bangkit setelah bencana terjadi,” pungkasnya.
Hadir mendampingi Wali Kota pada peninjauan pembangunan Huntap tersebut, Plt. Kadis PU-PR Sibolga Riwansyah, Kadis PKPLH Karim Nasution, Kasatpol PP Rasyd Manalu serta Kepala BAPPEDA Justin Marbun. (red)





