Musrembang RKPD Kota Sibolga Tahun 2027 | Pemulihan lingkungan, Infrastruktur dan peningkatan pertumbuhan ekonomi pasca bencana serta penguatan SDM berdaya saing

kantongberita.com, SIBOLGA | Pemerintah Kota Sibolga menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Sibolga Tahun 2027 di Aula Bank Indonesia Sibolga, Selasa (7/4/2026).

Adapun tema pada Musrembang kali ini yakni pemulihan lingkungan, Infrastruktur dan peningkatan pertumbuhan ekonomi pasca bencana serta penguatan SDM berdaya saing.

Hadir, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik dan Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing. Kemudian, hadir pula Anggota DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani, Ketua DPRD Sibolga Ansyar Affandi Peranginangin serta para perwakilan Forkopimda.

Mewakili Gubernur Sumut, hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprovsu Ardan Nur.

Acara diawali dengan penyampaian laporan oleh Kepala Bappeda Kota Sibolga Justin M. Marbun, selaku penyelenggara kegiatan Musrembang, yang dilanjutkan dengan tayangkan video pencapaian pembangunan Kota Sibolga selama 1 tahun kepemimpinan Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik bersama Wakilnya Pantas Maruba Lumban Tobing, yang juga merupakan bagian dari visi misi keduanya pada saat Pilkada lalu.

Diantaranya, pembangunan kampung pelangi di Pasar Belakang, yang kini menjadi salah satu objek wisata Kota Sibolga yang paling digemari. Kemudian, mengembalikan fungsi Stadion Horas sebagai lapangan sepak bola. Dimana di pemerintahan sebelumnya, stadion kebanggaan warga Sibolga tersebut sempat dijadikan relokasi pasar Sibolga Nauli.

Ada juga program pemberian beasiswa kepada 200 mahasiswa berprestasi dan kurang mampu. Masing-masing memperoleh bantuan dana sebesar Rp5 juta, yang ditujukan untuk membantu pembayaran uang kuliah serta keperluan mahasiswa lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota menjelaskan bahwa Musrembang RKPD bertujuan untuk menetapkan rencana kegiatan pembangunan dari para pemangku kepentingan, yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan dilingkup kota yang tertuang dalam Renja perangkat daerah.

“Selain itu, untuk mempertajam indikator serta target kinerja program serta lokasi kegiatan, sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah masing-masing, sekaligus mensosialisasikan program, kegiatan, sub kegiatan prioritas kota yang akan dituangkan kedalam Ranja perangkat daerah tahun 2027,” terang Wali Kota.

Sekilas, orang nomor satu di Kota Sibolga ini menjabarkan isu strategis Kota Sibolga Tahun 2027, diantaranya, transfortasi ekonomi berkelanjutan, pengentasan kemiskinan melalui perluasan lapangan usaha berkualitas. Akselerasi masyarakat yang sehat dan cerdas.

Kemudian, peningkatan kualitas infrastruktur pembangunan, pengelolaan sampah dalam upaya keasrian dan kenyamanan kota. Optimalisasi tata kelola/penataan ruang dalam pengembangan kawasan perkotaan. Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 135 tahun 2022 merubah luasan Kota Sibolga yang berimplikasi terhadap pertambahan penduduk Kota Sibolga, serta perkembangan teknologi dan informasi serta era globalisasi.

Sedangkan, untuk prioritas pembangunan Kota Sibolga Tahun 2027, yakni meningatkan kualitas tata kelola pemerintahan berbasis digital, mewujudkan SDM yang mampu berdaya saing, serta optimalisasi pelayanan kesehatan.

Menciptakan peluang ekonomi melalui wirausaha dan ekonomi kreatif, peningkatan infrastruktur dan pemanfaatan ruang yang berwawasan lingkungan pasca bencana.

Serta mewujudkan kehidupan yang aman dan tertib berbasis kerukunan hidup beragama dan berbudaya.

Disamping itu, Wali Kota juga memaparkan terkait keterbatasan kemampuan keuangan Pemko Sibolga. Sehingga, diperlukan kecermatan dalam menentukan program kegiatan yang menjadi prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan.

“Sejalan dengan itu, pendekatan kolaboratif dengan berbagai pemangku kepentingan di Kota Sibolga, serta penguatan desentralisasi pembangunan kewilayahan dan program-program inovatif untuk membangun kota Sibolga harus terus diperkuat, dan nantinya akan dimuat kedalam dokumen rencana pembangunan yang lebih akuntabel, efektif dan efisien. Yang pada akhirnya diharapkan dapat menyejahterakan kehidupan masyarakat,” ujar Wali Kota.

Beberapa poin yang ditekankan pada pelaksanaan Musrembang RKPD tahun 2027, antara lain, sinergitas dan kolaborasi. Prioritas infrastruktur, Transformasi ekonomi dan pembangunan, partisipasi aktif masyarakat dan budaya pemeliharaan.

“Adapun tujuan pelaksanaan Musrembang yakni, menyepakati prioritas pembangunan daerah, mengintegrasikan aspirasi masyarakat, menyusun rencana kerja pemerintah daerah,” pungkasnya. (red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *