Penarik-Pantas Bantu Korban Kebakaran di Kotaberingin

Foto : Sekretaris DPD NasDem Sibolga Ansyar Afandy Paranginangin mewakili pasangan Balon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik-Pantas Maruba Lumban Tobing menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di jalan Buchari Koto.

kantongberita.com, SIBOLGA | Pasangan Balon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik-Pantas Maruba Lumban Tobing membantu korban kebakaran yang menghanguskan 4 unit rumah di jalan Buchari Koto, Kelurahan Kotaberingin, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, Sumatera Utara, yang terjadi, Minggu (19/5/2024) malam.

Bantuan berupa uang tersebut diserahkan oleh Sekretaris DPD NasDem Sibolga yang juga anggota DPRD Sibolga terpilih 2024 Ansyar Afandy Paranginangin didampingi Wakil Ketua Bidang Hubungan Legislatif, Razoky Hutagalung, Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga, Jefrianto dan Wakil Ketua Bidang Energi dan Mineral Aditya Bratayuda Manalu.

Hadir juga sejumlah Anggota DPRD Sibolga terpilih 2024 dari Partai NasDem, diantaranya Abdul Yazid Tampubolon, Yasin Syahputra Hutagalung dan Anju Rahmat Simanullang bersama simpatisan pasangan PENTAS (Penarik-Pantas).

Sekretaris NasDem Sibolga menyampaikan ucapan turut berdukacita atas musibah yang menimpa 9 Kepala Keluarga yang menghuni 4 pintu rumah kontrakan yang terbakar malam itu.

Karena menurut informasi yang diperoleh, nyaris tidak ada barang yang berhasil diselamatkan, semua ludes terbakar.

“Kami ini dari Tim Pemenangan PENTAS, Penarik-Pantas datang silaturahmi kepada saudara-saudara kita yang terkena musibah kebakaran di wilayah Kotaberingin. Kita menyampaikan turut berbelasungkawa, turut berdukacita atas musibah yang terjadi. Kita sampaikan bahwa tidak ada kekuatan yang lebih daripada kekuatan Tuhan,” kata Ansyar, Senin (20/5/2024).

Menurutnya, bantuan yang diberikan kali ini tidak berupa sembako, melainkan uang tunai. Harapannya, uang tersebut dapat digunakan untuk memenuhi sebagian kebutuhan para korban.

“Mungkin dengan uang, mereka bisa membeli apa yang mereka butuhkan, termasuk untuk keperluan anak sekolah. Semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tukasnya.

Kepada Pemerintah Kota Sibolga, Ansyar berharap dapat memberikan fasilitas yang memadai, serta bantuan yang layak guna mengurangi penderitaan para korban yang kehilangan barang berharganya.

“Kedepan, semoga Tuhan memberikan hal-hal yang lebih baik dari pada ini. Kepada Pemerintah Sibolga ya pastinya berikanlah fasilitas yang layak, apalagi saat ini masyarakat tidak memiliki tempat tinggal untuk penampungan sementara. Yang hari ini kita lihat fasilitas belum cukup memadai, karena mungkin persiapan belum 1×24 jam,” tukasnya.

##Tidak Ada Instansi Terkait yang Mendampingi Penerimaan Bantuan##

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris NasDem Sibolga menyentil Dinas terkait yang tidak hadir mendampingi para korban kebakaran saat penerimaan bantuan.

“Kita sayangkan juga, tidak ada perwakilan dari instansi-instansi terkait yang welcome untuk menerima kunjungan ditempat ini,” kata Ansyar.

Foto : Tim PENTAS memberikan bantuan kepada korban kebakaran di tenda darurat.

Dia kemudian menegaskan bahwa pemberian bantuan ini bukan merupakan kepentingan politik, melainkan tumbuh dari rasa kemanusiaan, untuk menolong sesama yang ditimpa musibah.

“Kami sampaikan jangan libatkan ini sebagai politik, tapi dasar kemanusiaan. Karena politik hanya sementara, persaudaraan selamanya,” pungkasnya.

##Korban Kebakaran Ucapkan Terimakasih atas Kepedulian Pasangan PENTAS##

Para korban kebakaran di jalan Buchari Koto mengucapkan terimakasih kepada pasangan Balon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik-Pantas Maruba Lumban Tobing, yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap mereka yang telah kehilangan tempat tinggal.

“Terimakasih kepedulian Tim PENTAS kepada warga yang terkena musibah. Kami harap kedepan kiranya PENTAS bisa memimpin Kota Sibolga periode pemilihan yang akan datang,” ungkap Irfan Tanjung, pemilik rumah kontrakan yang terbakar.

Sekilas dijelaskannya, bahwa rumah kontrakan yang terbakar tersebut merupakan rumah tua yang terbuat dari kayu, sehingga api cepat sekali membesar dan merambat.

Menurut Irfan, saat kejadian tidak ada barang yang sempat diselamatkan para korban, semua ludes terbakar.

“Habis semua,” kara Irfan.

Diketahui, pasca kejadian, para korban kini tinggal sementara di rumah keluarga. Meski demikian, Dinas Sosial telah mendirikan 2 unit tenda darurat disekitar lokasi kebakaran. (red)