Tak Dapat Perhatian dari Pemkab Tapteng, Korban Bencana Barus Harapkan Kehadiran Gubernur Bobby

kantongberita.com, TAPTENG | Warga Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah mengharapkan kehadiran Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution untuk melihat langsung kondisi mereka, yang menjadi korban bencana banjir bandang yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Rahman Pasaribu (56), warga Pasar Batu Gerigis Barus bersama warga lainnya Irsan Pasaribu, Tablir hasugian, Taupik Lubis, Zainal Pasaribu, Murlis Hutabarat, Tazwir Pasaribu, Arlin Tanjung, Riswan Pohan, Armin Tanjung, Rizal Hasugian, Ujang, dan Palan.

Menurut warga, sejak bencana melanda, tidak ada perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terhadap mereka.

“Pak Gubernur, kami juga korban banjir pak yang luput dari perhatian. Karena sampai saat ini belum ada kejelasan akan nasib rumah kami yang hancur dihantam banjir. Rumah saya hancur total pak dan belum ada perhatian hingga sekarang. Mohonlah Pak Gubernur datanglah ke Barus untuk melihat kondisi kami,” ujar Rahman Pasaribu, diamini warga lainnya, Senin (13/4/2026).

Sekilas Rahman menyampaikan kekesalannya terhadap penanganan dan pendataan bencana yang dilakukan oleh Pemkab Tapteng, sehingga Pemerintah pusat tidak menyediakan Hunian Tetap (Huntap) dan Hunian Sementara (Huntara) di Kecamatan Barus.

Padahal, sesuai data bencana, tercatat ada 14 rumah yang hancur di daerah Pasar Batu Gerigis dan 16 rumah hancur dan hanyut terbawa banjir di Pasar Tarandam.

“Sekali lagi kami mohon Pak Gubernur Bobby Nasution agar berkenan datang ke Barus untuk melihat langsung kondisi yang terjadi. Karena Bupati Tapteng Bapak Masinton Pasaribu kalau tidak salah baru sekali datang ke Barus, itu pun tengah malam. Tolonglah pak Gubernur,” ungkap Rahman berharap Gubernur Bobby mendengarkan jeritan mereka warga Barus.

Diketahui, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution turun meninjau percepatan rekonstruksi pascabencana tanggul Sungai Badiri hari ini, Senin (13/4/2026).

Di sana Gubsu memantau langsung kondisi Sungai Badiri yang tengah dalam proses pembangunan tanggul.

Setelahnya, Gubsu dan rombongan meninjau kondisi Kecamatan Tukka serta Hutanabolon, yang juga merupakan daerah korban bencana yang kondisinya hingga saat ini sangat memprihatinkan. (red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *