Warga Minta Pemkab Tapteng Transparan Terkait Bantuan Bencana Susu Beruang

kantongberita.com, TAPTENG | Berawal dari Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh sejumlah anggota DPRD Tapteng dari Fraksi Gerindra dan NasDem, yang menemukan adanya tumpukan bantuan bencana alam di Kantor Bupati Tapteng.

Setelah Sidak tersebut viral di sejumlah media online dan media sosial, Asisten Ekbang Setdakab Tapteng Basyiri Nasution kemudian angkat bicara dan membantah adanya penimbunan bantuan yang dilakukan oleh Pemkab Tapteng.

Dalam penjelasannya kepada para konten kreator yang menayangkan bantahan tersebut, Basyiri menjelaskan bahwa data arus masuk dan keluar bantuan telah dibukukan dengan baik.

Dia juga memastikan bahwa penanganan bantuan bencana oleh Pemkab Tapteng, transparan dan tepat sasaran.

Menanggapi pernyataan Basyiri tersebut, seorang pria, yang diketahui merupakan warga Tapteng, di beranda akun Facebooknya Tri Supriadi Vlog menguji kebenaran ucapan Basyiri tersebut, terkait tranparansi pengelolaan bantuan bencana yang diterima oleh Pemkab Tapteng.

Dalam rekaman videonya, Tri Supriadi mempertanyakan keberadaan bantuan susu bear brand atau susu beruang yang diduga pernah diterima oleh Pemkab Tapteng.

Karena, selain tidak pernah dipublikasi tentang penerimaan dan penyalurannya, Basyiri juga dalam video bantahannya tidak menjabarkan bantuan apa saja yang pernah diterima oleh Pemkab Tapteng, dan kemana saja bantuan tersebut telah disalurkan.

“Susu bear brand ini dari awal bencana sudah menjadi pertanyaan di tengah-tengah masyarakat. Sempat ramai di media sosial, mempertanyakan apakah bantuan susu bear brand ini ada atau tidak. Kalau tidak ada pak, bilang saja tidak ada. Kalau ada, siapa yang memberikan susu bear brand ini yang sebenarnya,” kata Tri Supriadi dalam penggalan videonya.

Bahkan, Tri Supriadi dalam postingannya juga mengaku sudah 3 hari mencoba berkomunikasi dengan Basyiri, mempertanyakan seputar bantuan susu tersebut, namun tidak ada tanggapan.

Video tersebut diunggah Tri Supriadi pada Minggu (29/3/2026). Dia mendesak Pemkab Tapteng agar benar-benar transparan dalam penanganan bantuan bencana, seperti pernyataan Basyiri dalam video bantahannya.

Basyiri yang juga menjabat sebagai Koordinator logistik bencana saat dikonfirmasi via telepon selularnya mempertanyakan terkait bantuan susu beruang tersebut, tidak merespon panggilan wartawan.

Begitu juga dengan pesan singkat yang dikirim via layanan WhatsApp, tidak ada tanggapan.

Meski demikian, wartawan akan terus berupaya untuk meminta penjelasan dari Pemkab Tapteng seputar keberadaan bantuan bencana berupa susu beruang. (red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *