Ciptakan Pelabuhan aman, nyaman, tertib, dan lancar, Asongan Dilarang Jualan di Ruang Tunggu Penumpang

kantongberita.com, SIBOLGA | Baru-baru ini viral di media sosial perseteruan antara pedagang asongan dengan petugas Pelabuhan Pemko Sibolga.

Pada video yang diupload terdengar seorang wanita menyebut petugas memukul seorang pedagang asongan yang dilarang masuk ke area tunggu penumpang.

Menanggapi itu, Kepala UPT Pelabuhan dan Penyeberangan Dinas Perhubungan Kota Sibolga, Harry Alfauzan Manalu, menegaskan pihaknya tidak pernah melarang pedagang berjualan di kawasan pelabuhan milik Pemko Sibolga.

Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi saat seorang pedagang memaksa masuk ke ruang tunggu penumpang.

“Ruang tunggu penumpang kini ditata sesuai sistem zonasi mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 91 Tahun 2021. Hanya penumpang yang sudah memiliki tiket yang boleh masuk. Tujuannya agar pelabuhan lebih aman, nyaman, tertib, dan lancar,” kata Fauzan sembari membantah tudingan kalau anggotanya melakukan pemukulan terhadap pedagang, Rabu (17/9/2025).

Penataan pelabuhan kata Fauzan bukan bentuk pengusiran pedagang. Para pedagang asongan tetap diperbolehkan berjualan, namun di area luar ruang tunggu penumpang.

“Buktinya masih banyak pedagang yang berjualan di pelabuhan. Bahkan Pak Wali Kota Sibolga sudah berencana membangun kanopi khusus pedagang di areal pelabuhan,” tukasnya.

Sejak Fauzan mulai menjabat KaUPT Pelabuhan, pembenahan mulai dilakukan, termasuk menyediakan sejumlah fasilitas yang lebih tertata dan lingkungan pelabuhan yang lebih bersih.

Kemudian, pihak UPT Pelabuhan juga telah memasang pintu besi menuju ruang tunggu penumpang, untuk menciptakan rasa aman dan nyaman kepada para penumpang yang akan berlayar.

Selain itu, Fauzan juga memberi perhatian kepada seorang remaja terlantar yang biasa tidur di pelabuhan. Remaja tersebut kini difasilitasi dengan memberikan izin berjualan es krim, serta diberi tempat tinggal di pos pelabuhan.

“Kami ingin semua pihak, termasuk pedagang, mendukung penataan ini. Mari bersama menjaga kebersihan dan kenyamanan pelabuhan,” pungkas Fauzan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *