Pemko Sibolga dan Yayasan Buddha Tzu Chi Serahkan Kunci dan Sertifikat 114 Huntap

kantongberita.com, SIBOLGA | Korban bencana alam yang terjadi di Kota Sibolga 25 November 2025 lalu akhirnya menerima kunci dan Sertifikat Hak Milik (SHM) Hunian Tetap (Huntap), Selasa (9/6/2026).

Hadir pada penyerahan tersebut, Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing bersama Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera II, Wahyu Adi Satriawan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa penyerahan kunci dan SHM Huntap tersebut merupakan momentum penting yang mencerminkan kepedulian pemerintah dalam menghadirkan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

“Pembangunan hunian tetap ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Kota Sibolga, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, serta berbagai pihak yang telah memberikan dukungan dan kontribusi terbaiknya,” ujar Wakil Wali Kota.

Adapun jumlah Huntap yang diserahkan oleh Pemerintah Kota Sibolga bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia berjumlah 114 unit, lengkap dengan furnitur, berupa sofa, meja makan, rak serbaguna, tempat tidur lengkap dengan bantal, serta selimut.

Menurut Wakil Wali Kota, Pemerintah Kota Sibolga akan terus melengkapi kawasan Huntap tersebut dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti jalan paving block, drainase, lampu penerangan jalan, jaringan air minum, koperasi Merah Putih, serta layanan internet gratis yang didukung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

“Selain itu, peningkatan akses Jalan Parombunan direncanakan mulai dikerjakan pada tahun ini,” ungkap Pantas.

Sebelumnya, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera II menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia atas dukungannya dalam penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak bencana.

Sekilas dijelaskanya, pembangunan tahap pertama ini berjumlah 114 unit rumah, yang telah mulai dikerjakan sejak Desember 2025 dan menjadi salah satu proyek yang lebih awal direalisasikan dibandingkan daerah lain.

Selain itu, ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga dalam percepatan pembangunan hunian layak bagi masyarakat terdampak bencana.

“Harapannya, para penerima manfaat dapat menjaga dan merawat rumah beserta fasilitas yang telah diberikan, sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan hunian yang baru,” kata Wahyu.

Sementara itu, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Mujianto berharap hunian tersebut dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman dan membawa keberkahan bagi para penerima manfaat.

Hadir pada kesempatan tersebut Plt. Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor Pertanahan Kota Sibolga Marince Florida Pangaribuan yang menegaskan komitmen Kementerian ATR/BPN dalam mendukung program pemerintah melalui penerbitan sertifikat hak milik bagi masyarakat penerima hunian tetap korban bencana Sumatera di Kota Sibolga.

Menurutnya, penyerahan sertifikat tidak hanya memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah dan bangunan, tetapi juga menjadi wujud kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan harapan baru bagi masyarakat pascabencana.

Namun demikian, sertifikat tersebut tidak dapat dialihkan melalui jual beli, sewa, maupun pemindahtanganan dalam jangka waktu tertentu sesuai ketentuan yang berlaku. (red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *