Ibu dan 3 Anaknya Tewas Tertimpa Longsor di Tapteng

kantongberita.com, TAPTENG | Hujan deras yang disertai angin kencang, yang mengguyur sejak Senin hingga hari ini, Selasa (25/11/2025) mengakibatkan longsor serta meluapnya air di beberapa Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Seperti yang terjadi di Dusun I, Kecamatan Sitahuis, seorang ibu rumah tangga bersama 3 anaknya dikabarkan meninggal dunia akibat tertimpa longsor.

Sementara diketahui, suami korban saat ini sedang bekerja sebagai supir di luar kota.

Longsor diperkirakan terjadi dini hari, dan korban ditemukan sudah tidak lagi bernyawa sekira pukul 7.00 WIB oleh Kepala Desa Mardame Master Gultom.

Menurut keterangan Kepala Desa, saat pertama kali melihat rumah tersebut, dia sudah curiga, karena pintu rumah yang terkunci dan tidak terdengar aktifitas apapun dari dalam.

Kecurigaannyapun bertambah saat melihat ada tanah yang menimpa bagian belakang rumah tersebut.

“Saat itu saya bersama anak saya datang dan sudah curiga melihat rumah itu tertutup. Kemudian saya lihat lagi, ada tanah longsor yang menimpa bagian belakang rumahnya,” kata Kepala Desa Master Gultom.

Kepala Desa bersama warga sekitar kemudian berusaha mendobrak pintu rumah tersebut, hingga akhirnya terbuka dan melihat kamar telah dipenuhi tanah longsor.

Dewi Hutabarat (33) bersama 3 anaknya Tio Arta Rouli Lumban Tobing (7), Vania Aurora Lumban Tobing(4) dan Ilona Lumban Tobing (3) ditemukan tidak bernyawa didalam kamar tersebut.

Sementara suami korban Poliman Lumban Tobing masih berada diluar kota.

“Suaminya lagi diluar kota, bekerja sebagai supir,” ujar Master.

Setelah berhasil di evaluasi, ke 4 jenazah kemudian dibawa ke rumah keluarga tak jauh dari lokasi kejadian untuk disemayamkan.

Hingga berita ini diterbitkan, intensitas hujan saat ini masih deras diikuti dengan angin kencang. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *