kantongberita.com, TAPTENG | DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah secara resmi merekomendasikan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah untuk menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada November 2025 lalu.
Rekomendasi itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (27/8/2026).
Ketua DPRD Tapteng Ahmad Rivai Sibarani yang memimpin jalannya rapat paripurna menegaskan, rekomendasi DPRD agar Pemkab Tapteng mengalokasikan dana melalui TKD dan Silpa untuk bantuan korban bencana.
“Rekomendasi DPRD Tapteng agar Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada korban bencana lewat dana TKD sebesar Rp123 miliar dan Silpa sebesar Rp175 miliar,” ujar Ahmad Rivai Sibarani.
Dengan demikian total dana yang direkomendasikan DPRD untuk bantuan tunai korban bencana mencapai Rp298 miliar.
Ahmad Rivai juga membeberkan sikap fraksi-fraksi di DPRD terkait rekomendasi tersebut. Berdasarkan hasil rapat pimpinan bersama ketua fraksi dan ketua alat kelengkapan DPRD pada 20 Agustus 2026, mayoritas fraksi menyetujui.
Adapun Fraksi yang menyetujui rekomendasi tersebut yakni Fraksi NasDem, Fraksi Gerindra, dan Fraksi Golkar. Dari unsur partai politik, yang menyetujui adalah Partai NasDem, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai PAN, dan Partai PKB.
Sementara itu, hanya Partai PDI Perjuangan yang menjadi satu-satunya fraksi yang tidak menyetujui rekomendasi tersebut. Sementara, Partai Demokrat disebut tidak hadir dalam pengambilan keputusan.
“Fraksi yang tidak menerima, Fraksi PDI Perjuangan. Fraksi yang absen, Fraksi Demokrat,” sebut Ahmad Rivai dalam rapat.
Rekomendasi ini diharapkan segera ditindaklanjuti oleh Pemkab Tapteng, agar bantuan tunai tersebut dapat segera disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana yang hingga saat ini belum menerima bantuan, dengan tetap memperhatikan pendataan dan verifikasi di lapangan agar tepat sasaran, transparan, dan berkeadilan.
Diketahui, pada rapat paripurna tersebut, dari 35 jumlah anggota DPRD Tapteng, ada 20 anggota dewan yang hadir. Meski tanpa kehadiran anggota DPRD dari Partai PDI Perjuangan, Plh Sekretaris Dewan menyatakan rapat telah memenuhi ketentuan atau kuorum untuk dilanjutkan.
Juga diketahui bahwa PDI Perjuangan merupakan partai pengusung Masinton Pasaribu pada Pilkada 2024 lalu. Saat ini, Masinton merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tapanuli Tengah. (red)




