Dikeruk Tapi Tak Ditambal, Lubang Jalan Horas Sibolga Jadi Jebakan Maut Bagi Pengendara

kantongberita.com, SIBOLGA | Kondisi Jalan Horas, Kota Sibolga, kian memprihatinkan dan mengancam keselamatan pengendara.

Jalan yang merupakan akses vital menuju Pelabuhan Penyeberangan Pelindo ini sudah lama rusak parah, berlubang dan bergelombang, namun hingga kini belum juga mendapat perbaikan tuntas.

Jalan Horas diketahui merupakan ruas jalan nasional di bawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Ironisnya, meski berstatus jalan nasional dan menjadi urat nadi ekonomi, kondisinya bak kubangan.

Warga sempat berharap saat melihat tanda-tanda perbaikan. Beberapa waktu lalu, tampak petugas dari Kementerian PU mulai menjamah jalan tersebut. Lubang-lubang yang menganga mulai dibentuk, dipotong kotak, dan dibersihkan untuk persiapan penambalan.

Namun sayang, harapan itu kini berubah menjadi kekecewaan sekaligus ancaman baru.

Setelah dibentuk dan dibersihkan, lubang-lubang itu justru dibiarkan begitu saja tanpa ditambal. Akibatnya, lubang yang awalnya bulat kini menjadi kotak-kotak besar dengan tepi yang tajam dan dalam, persis seperti jebakan maut bagi pengendara, terutama pengendara roda dua.

“Kalau dulu lubangnya masih agak landai, sekarang setelah dikeruk PU jadi kotak dan dalam kali. Kalau malam tidak kelihatan, bisa terbalik orang. Ini malah lebih bahaya,” keluh Hendri, salah seorang pengemudi mobil minibus di sekitar Simpang Lima, Rabu (28/10/2026).

Kondisi ini sangat berbahaya, mengingat Jalan Horas merupakan jalur super padat kendaraan. Setiap hari, ribuan kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, truk logistik, hingga kendaraan berat keluar-masuk Pelabuhan Pelindo melintasi jalan ini. Terutama di kawasan Simpang Lima hingga gerbang keluar Pelabuhan Pelindo, kemacetan dan risiko kecelakaan tak terhindarkan.

Pengendara harus zig-zag menghindari lubang, yang justru memicu potensi tabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan.

Warga pun mendesak agar pihak Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara segera bertindak cepat menambal lubang-lubang yang telah mereka bongkar.

Jangan sampai, niat untuk memperbaiki justru memakan korban jiwa karena kelalaian membiarkan lubang menganga berhari-hari.

“Kami minta jangan dicicil-cicil. Kalau sudah dibongkar ya langsung ditambal aspal. Ini akses pelabuhan, wajah Kota Sibolga. Masa jalan nasional kondisinya seperti ini terus,” tegas Hendri.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kementerian PU terkait kapan penambalan Jalan Horas akan dituntaskan. (red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *