Ditengah Guyuran Hujan Wali Kota Syukri Kunjungi Korban Rumah Ambruk di Kampung Ketapang

kantongberita.com, SIBOLGA | Mendapat kabar ada rumah yang ambruk diterpa angin di Kampung Ketapang, Jalan Mawar, Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik langsung sigap dengan mendatangi lokasi bencana.

Meski hujan deras masih mengguyur, Syukri hadir di lokasi bencana dengan memakai mantel plastik dan melihat rumah milik salah seorang warga bernama Kalmer Siburian sudah tinggal puing-puing kayu.

Menurut Istri Kalmer, kejadiannya saat hujan deras yang turun sejak sore disertai dengan angin kencang dan geledek yang bergemuruh.

“Tadi kencang anginnya, nggak ada pak, apa itu pak ronggur itu pak, oh petir, iya petir itu pak,” kata istri Kalmer menjelaskan kepada Wali Kota, Kamis (3/4/2025) malam.

Melihat kondisi cuaca, dan gelombang laut yang tinggi, Wali Kota yang hadir didampingi Lurah setempat Jimmy Sinaga kemudian khawatir dengan keselamatan warga sekitar.

Tak ingin hal buruk terjadi pada warganya, suami dr. Rahma Saena Nasution ini kemudian menghubungi Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sibolga, Ade Mahligai Putra Lubis lewat telepon selularnya.

Syukri kemudian memerintahkan agar segera menurunkan personil, untuk berjaga dan membantu warga yang terkena musibah.

Menurutnya, gelombang laut yang tinggi dapat menghantam puing-puing rumah Kalmer dan merusak rumah lain yang ada disekitarnya.

“Biar di standby kan saja disini personil sampai besok pagi. Karena yang ditakutkan besok pagi naik pasang, jadi standby kan anggota biar nanti menghindari hantaman kalau ada pasang gembung. Biar bisa juga nanti membantu masyarakat disini dan masyarakat lain tetangganya bisa tenang mereka. Standby kan disini personil ya pak Kalak,” kata Syukri lewat telepon selularnya memerintahkan Kalak BPBD.

Dari data BPBD Sibolga diketahui, jumlah rumah yang ambruk akibat angin kencang tersebut hanya 1 unit.

Selain sebagai tempat tinggal, rumah Kalmer tersebut juga dipakai sebagai gudang, tempat pengolahan ikan asin. (red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *