Dugaan Kapal B☆M di Tangkahan Alindo | Nama Amir Disebut Sebagai Pemilik

kantongberita.com, SIBOLGA | Meski dinyatakan menjadi teror terhadap masyarakat, namun aktifitas kapal yang menggunakan bahan peledak atau yang biasa disebut sebagai kapal bom masih bebas beroperasi di Kota Sibolga.

Hari ini, Sabtu (9/5/2026) tim investigasi LSM RCW mendapati sebuah kapal yang tidak memiliki nama dan nomor lambung bongkar di Tangkahan Alindo di jalan KH. Ahmad Dahlan.

Dari informasi di sekitar Tangkahan muncul nama Amir disebut sebagai pemilik kapal. Dan nama ini juga santer disebut sebagai pemain lama yang tidak pernah dapat ditindak oleh petugas.

“Kami tanya-tanya orang situ, katanya punya si Amir. Saya juga gak tahu siapa si Amir ini yang berani beroperasi di Sibolga. Kabarnya ini pemain lama,” kata Hendri Pakpahan, Ketua Investigasi LSM RCW Sibolga-Tapteng diamini rekannya sesama aktivis yang juga turut melakukan investigasi ke Tangkahan Alindo.

Dengan bukti yang diperoleh, mereka meminta pihak terkait, TNI Angkatan Laut, Satpol Air Polres Sibolga, PSDKP agar segera menindak aktivitas ilegal tersebut.

Karena kata Hendri, selain mengancam habitat ikan di laut, aktivitas ini juga mengancam keselamatan masyarakat yang ada di sekitar tangkahan.

Bahkan, beberapa waktu lalu, bahan peledak para nelayan nakal ini pernah meledak dan warga sekitar yang menjadi korbannya.

“Jangan sampai terulang kembali. Kan sudah pernah meledak, lokasinya juga dekat tangkahan Alindo itu. Dari dokumen kapal, saya menduga tidak lengkap. Jangan mereka kira hanya habitat ikan saja yang mereka rusak. Ini mengancam nyawa masyarakat di sekitar tangkahan. Tolong kepada TNI Angkatan Laut, Polri dan Instansi vertikal lainnya, agar menindak tegas aktivitas berbahaya ini,” ketusnya.

Sebelumnya kata Hendri, mereka sudah manaruh curiga dengan aktivitas kapal-kapal yang bongkar di Tangkahan Alindo. Meski diduga tidak memiliki nomor lambung dan nama, namun kapal-kapal ini leluasa keluar masuk perairan Sibolga-Tapteng.

“Kami mencurigai ada keterlibatan petugas dengan aktivitas ilegal ini. Karena, kok bisa mereka bebas keluar masuk perairan Sibolga-Tapteng. Kita akan ungkap permainan ini,” tegas Hendri.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan dari Instansi terkait. Namun, untuk perimbangan informasi, wartawan akan mencoba meminta tanggapan Instansi terkait, seperti Danlanal Sibolga, Kapolres Sibolga dan Kepala PSDKP Sibolga. (red)

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *