Karut-marut Pendataan Penerima Bantuan Bencana di Tapteng, Gubsu Bobby: “Tergantung Bupati pak”

kantongberita.com, TAPTENG | Hingga kini, pendataan terhadap penerima bantuan bencana, seperti Jaminan Hidup (Jadup), Dana Tunggu Hunian (DTH) dan bantuan rumah di Kabupaten Tapanuli Tengah masih karut marut. Banyak korban, yang mengaku tidak terdaftar sebagai penerima.

Padahal, mereka telah memberikan data dan bukti sebagai korban bencana kepada Kepala Desa, Lurah dan Camat. Anehnya lagi, warga yang sama sekali tidak terkena bencana malah terdaftar sebagai penerima.

Selama ini warga selalu bertanya-tanya, siapa biang dibalik pendataan yang amburadul ini. Warga bahkan sudah berulang kali menggeruduk kantor Lurah untuk mencari tahu. Namun, semua upaya yang dilakukan warga tidak membuahkan hasil.

Selama 4 bulan pascabencana, warga hanya pasrah melihat warga yang tidak terkena bencana yang menikmati bantuan Pemerintah Pusat tersebut.

Ternyata, harapan warga belum pupus, wajah mereka kembali binar setelah mengetahui Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution telah hadir mengunjungi daerah-daerah yang terkena bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Di hari kedua kunjungannya setelah ke Hutanabolon Kecamatan Tukka, Bobby mengunjungi daerah BKKBN Sibuluan, yang merupakan daerah pinggiran Sungai.

Akibat hujan deras yang terus mengguyur Tapteng dan daerah sekitarnya hingga saat ini, membuat pinggiran Sungai tergerus hingga ke pemukiman penduduk.

Bahkan dari informasi yang diterima, sudah ada beberapa rumah yang roboh dan terbawa arus Sungai.

Disela-sela kunjungan Gubernur tersebut, warga kemudian melampiaskan isi hatinya dan mempertanyakan seputar bantuan yang tidak pernah mereka terima hingga saat ini.

Dengan tegas Bobby menyampaikan bahwa data penerima bantuan ada di tangan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.

“Kalau jadup, habis itu apa lagi itu ya, DTH, habis itu bantuan rumah pak ya, sebenarnya datanya kalau boleh jujur-jujuran pak ya, tergantung Bupati pak. Kalau Bupati nya neken nama Bapak, apa nandatangan nama bapak, bapak langsung dapat,” ujar Bobby, Selasa (14/4/2026).

Mantan Wali Kota Medan tersebut sempat heran mendengar keluhan warga tersebut. Karena menurutnya, pembagian bantuan di daerah terkena bencana lainnya khususnya di Sumatera Utara telah selesai dan para korban terdata dengan baik.

Bobby khawatir, kalau Bupati Masinton tidak menandatangani dan mengajukan data korban bencana sesuai kondisi yang sebenarnya.

“Karena daerah lain sudah dapat semua pak. Jangan-jangan nama bapak sudah dikasih, tetapi tidak ditandatangani sama Bupati nya. Dan datanya tuh gak sampai ke kami pak. Jadi saya gimana ya bu, saya kan di provinsi, saya pasti nanya nya ke Kabupaten/Kota nya. Yang kena bencana kan gak cuma Tapteng. Bukan karena gak ada bantuan, tapi karena datanya yang gak ada,” tukasnya.

Warga sempat menanyakan bagaimana cara mereka mengetahui kalau Bupati Tapteng Masinton Pasaribu telah memasukkan nama mereka sebagai penerima bantuan.

Bobby menjawab, untuk mengetahuinya bisa lewat Camat setempat.

Namun, Bobby sempat heran dan akhirnya tertawa lepas mendengar pengakuan warga yang tidak kenal Camat daerah tempat tinggal mereka.

“Sudah banyak kami kasih data kami pak, tapi sampai sekarang (gak ada pak),” ujar warga. (red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *