kantongberita.com, SIBOLGA | Kemajuan suatu daerah sangat tergantung terhadap kualitas pemimpinnya. Oleh karena itu, Kota Sibolga harus dipimpin sosok yang peduli, amanah dan setia kepada masyarakat.
Hal itu dikatakan Aditya Bratayuda Manalu, S.Pd, seorang mantan Sekretaris Umum Ikatan Mahasiswa Tapanuli Tengah – Sibolga (Imatatsi), menanggapi kontestasi calon Pemimpin Sibolga menuju Pilkada November 2024.
Dari beberapa bakal calon (Balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga yang saat ini telah terang-terangan menyatakan maju menurut Adit, hanya pasangan Akhmad Syukri Nazry Penarik dan Pantas Maruba Lumban Tobing yang dapat mewujudkan harapan warga Sibolga tersebut.
Hal itu kata Adit dapat dilihat dari kepemimpinan keduanya. Seperti diketahui, Akhmad Syukri Nazry Penarik merupakan Ketua DPRD Sibolga aktif.
Selama memimpin, Syukri dikenal dekat dengan masyarakat, yang berjuang keras dalam setiap pembahasan di Gedung Dewan, dengan mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Sibolga.
Begitu juga dengan sosok Pantas, yang kini juga masih aktif sebagai Wakil Wali Kota Sibolga. Suara kalangan bawah menjadi prioritas utamanya dalam menjalankan roda Pemerintahan bersama Wali Kota Sibolga saat ini.
“Wali Kota yang peduli, amanah, dan setia adalah sosok pemimpin yang sangat didambakan oleh masyarakat. Dan PENTAS (Penarik-Pantas) adalah pasangan pemimpin yang sangat tepat dengan Jargon Peduli Amanah Setia,” kata Aditya, Jum’at (5/7/2024).
Karena masih kata Adit, kepedulian seorang Kepala Daerah, tercermin dari kebijakan dan program yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat. Misalnya, memastikan akses yang adil terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur yang memadai.
Kepedulian ini juga dapat dilihat dari upayanya untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, serta merespons keluhan dan kebutuhan masyarakat dengan cepat dan efektif.
“Wali Kota yang peduli tidak hanya melihat warganya sebagai angka statistik, tetapi sebagai individu yang memiliki hak untuk hidup sejahtera,” ungkapnya.
Sekilas, pria berkulit hitam manis ini menjelaskan sifat amanah yang dimaksud, yang merupakan kualitas penting yang harus dimiliki seorang Kepala Daerah yakni, dapat dipercaya dan jujur dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya. Memberikan pelayanan baik kepada masyarakat dan tidak menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi.
“Dia akan transparan dalam pengelolaan anggaran dan program – program pemerintah, serta selalu berusaha untuk menjaga integritas dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat. Dengan demikian, seorang Wali Kota yang amanah mampu menciptakan pemerintahan yang bersih dan efisien, yang pada akhirnya berkontribusi pada pembangunan kota yang berkelanjutan,” terang Adit.
Kemudian kata pria warga jalan Toto Harahap Sibolga ini lanjut menjelaskan, kesetiaan seorang Wali Kota terhadap tugas dan warganya juga merupakan aspek yang tidak kalah penting.
Kesetiaan yang tercermin dari dedikasi dan komitmen untuk terus bekerja demi kepentingan umum, meskipun menghadapi berbagai tantangan dan rintangan.
Karena, Wali Kota yang setia akan selalu berusaha untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
Serta akan tetap konsisten dalam visi dan misinya untuk memajukan daerahnya, hingga memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil selalu berpihak pada kesejahteraan warga.
“Dengan ketiga sifat ini, seorang Wali Kota dapat menjadi pemimpin teladan yang membawa perubahan positif bagi kotanya,” kata Adit. (red)





