Pemko Sibolga Pastikan Jalan Tipang Jaya yang Ambruk Diperbaiki Tahun Ini

kantongberita.com, SIBOLGA | Warga Jalan Tipang Jaya Lingkungan III, Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara Kota Sibolga diminta untuk bersabar, karena tahun ini ruas jalan di lingkungan tersebut akan segera diperbaiki oleh Pemerintah Kota Sibolga. Termasuk, ruas jalan yang baru ambruk pada akhir Desember 2025 lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Lurah Sibolga Hilir Dessy Butar-butar disela-sela peninjauannya di jalan Tipang Jaya, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, sejak kepemimpinan Syukri-Pantas, jalan diatas laut yang telah lama rusak parah tersebut, telah masuk dalam daftar usulan perbaikan lewat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang).

“Jalan diatas laut ini rencananya akan dibangun tahun ini. Jadi, bapak Wali Kota bukan tidak tanggap dengan kerusakan jalan ini. Sejak beliau menjabat Februari 2025, perbaikan jalan Tipang Jaya ini sudah diusulkan di musrembang. Jadi, sudah ditanggapi pak Wali Kota. Karena kondisi bencana, makanya ditertunda,” ujar Lurah Sibolga Ilir disela-sela kunjungannya meninjau lingkungan III.

Foto : Ruas jalan Tipang Jaya yang Ambruk akhir Desember 2025.

Sekilas dijelaskannya, perbaikan jalan Tipang Jaya sebelumnya telah direncanakan akan dilakukan pada November 2025. Dimana, anggaran yang digunakan saat itu berasal dari dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Namun, karena bencana alam yang terjadi 25 November 2025 lalu, pengerjaan jalan tersebutpun ditunda.

“Sebelumnya, akan dikerjakan kian bulan 11 tahun 2025. Tetapi karena bencana yang menimpa kota Sibolga, maka dana tersebut dialihkan untuk penanganan bencana,” ungkapnya.

Meski demikian, demi keselamatan warga sekitar, Pemerintah Kelurahan bersama warga rencananya akan membangun jembatan yang memadai pada ruas jalan yang ambruk. Menunggu realisasi pembangunan yang telah direncanakan.

“Jadi, sebelum anggaran pembangunannya turun, rencananya kami dari Kelurahan hari ini akan menggelar pertemuan dengan masyarakat. Agar masyarakat bisa melintas dengan aman, mungkin untuk sementara akan kita bangun jembatan lewat swadaya Kelurahan dan masyarakat,” pungkasnya.

Dari amatan wartawan, tampak ruas jalan Tipang Jaya telah banyak yang keropos dan berlubang. Kondisi tersebut menurut warga telah berlangsung lama.

Sebelumnya, karena belum ada realisasi perbaikan dari Pemerintah, wargapun menambal setiap lubang yang menganga menggunakan kayu seadanya dengan cara swadaya.

“Sudah bertahap ini rusak, jadi bukan sekali rusak semua. Jadi, kami perbaikilah, kami kumpulkan sumbangan dari warga, kami buatlah papan menutup,” ujar Rosmeri Sihombing (56) warga jalan Tipang Jaya.

Senada juga dikatakan Tiur Situmorang (41) warga lainnya. Tiur membantah kalau ruas jalan yang ambruk tersebut telah lama terjadi. Namun dia mengakui, jalan Lingkungan mereka tersebut mulai rusak 5 tahun setelah dibangun pada tahun 2010 yang lalu.

“Ini dibangun tahun 2010, gak ada 5 tahun, sedikit-sedikit sudah mulai bolong. Bapak lihatlah, sudah banyak itu yang bolong, kami tamballah, dananya kami swadaya,” kata Tiur.

Warga berharap, Pemerintah tidak lagi menunda perbaikan jalan Lingkungan mereka, demi keselamatan warga sekitar.

Karena saat ini, warga sekitar menggunakan titi darurat yang terbuat dari 3 batang kayu sepanjang ± 5 m untuk dapat melintas dari ruas jalan yang ambruk. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *